https://nuansaislam.com/Sungguh, Kita Sedang Dipersiapkan

Sungguh Allah Maha Baik –Innallaah Thoyyibun- dan sangat Menyayangi kita –Huwar Rohmanur Rohiim-.  Allah Ta’ala telah siapkan Ramadhan setiap tahunnya sebagai wahana meningkatkan kualitas hamba menjadi manusia termulia -Inna Akromakum ‘indallahi atqaakum-, karena menjadi bertaqwa adalah pencapaiannya -La’allakum Tattaquun-.

Sejak bulan Sya’ban, satu bulan sebelum masuknya bulan Ramadhan, Allah telah persiapkan kita untuk menjadi lebih baik. Simaklah riwayat hadits berikut ini,

Dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihatmu berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rabb semesta alam. Dan Aku ingin ketika amalku diangkat, aku sedang dalam kondisi berpuasa.” (HR. An Nasa’i, Ahmad dan sanadnya dihasankan Syaikh Al Albani)

Maka persiapkanlah segenap amal mulia, jangan lalai pada bulan diangkatnya amalan sebelum memasuki Ramadhan. Seorang hamba yang baik ketika mengetahui bahwa pada bulan ini amalnya akan diangkat menuju Allah, tentu akan mengkondisikan dirinya dalam keadaan baik amalnya.

Ini terjadi sebulan sebelum tibanya Ramadhan, dimana seorang hamba sudah terkondisikan memperbaiki dirinya. Sungguh kita merasakan kasih sayang Allah melalui syariat ini dengan cara menjadi baik sebelum memasuki wahana besar Ramadhan yang penuh berkah. Bulan yang memberi harapan kepada hamba agar terampunkan seluruh dosa masa lalunya dan menjadi pribadi Ahlul Jannah.

Bahkan Allah persiapkan kita sejak bulan Rajab. Di bulan ini, dosa dan pahala menjadi berlipat balasannya. Karena Rajab adalah satu dari empat bulan yang dimuliakan (asyhurul hurum). Imam Ath Thobari memberi komentar pada firman Allah “Falaa Tazhlimuu fiihinna anfusakum” dalam surah At Taubah ayat 36, bahwa sesungguhnya pahala dan dosa yang dilakukan pada bulan-bulan tersebut (Dzul qidah, Dzul hijjah, Al Muharrom dan Rajab) akan menjadi lebih besar. Jika kita menyadari ini, tentunya akan tersemangati memperbanyak kebaikan dan menjahui segala kesalahan.

Allah telah kondisikan diri kita, Allah bimbing dan arahkan kita sebelum memasuki Ramadhan, agar kita menggapai kemuliaan takwa. Rajab, Syaban, Ramadhan adalah perjalanan spiritual menggapai kemuliaan.

Saudaraku...

Jika Allah saja telah persiapkan kita, telah membukakan jalannya,  akankah kita lalai dan tidak menyiapkan diri....?

Inilah saat menyirami benih-benih kebaikan itu, agar bisa menuainya di bulan penuh berkah. Kondisikan diri untuk siap menggapai kemuliaan Ramadhan. Sejak hari ini...

Yaa Allah ... Berkahi kami di bulan ini, sampaikan kami di Bulan Ramadhan...

 

SM / Sya'ban 1443

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

Sign In/Sign out