https://nuansaislam.com/Sunnah-Sunnah Rasul Ketika Idul Fitri

Oleh Dr. Abd. Muid N., MA. (Kaprodi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta)

Sangat banyak sunnah Rasul saat Idul Fitri. Kita tidak bisa membatasi sunnah hanya pada hal-hal tertentu hingga kita lupa bahwa shalat sunnah Idul Fitri adalah sunnah Rasul, zakat fitri adalah sunnah Rasul, takbiran adalah sunnah Rasul, bermaaf-maafan adalah sunnah Rasul, bergembira dengan kedatangan Idul Fitri adalah sunnah Rasul, bahkan tidak berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri juga adalah sunnah Rasul. Semua itu disebut sunnah Rasul karena Rasulullah SAW melakukan hal yang serupa.

Namun ada yang unik dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika melakukan shalat Idul Fitri yaitu Rasulullah SAW menuju tempat shalat Idul Fitri lewat satu jalan dan pulang lewat jalan yang berbeda. Rasulullah SAW sendiri tidak menjelaskan mengapa beliau melakukan hal itu hingga menimbulkan banyak penafsiran.

Karena itu, bolehlah kita menafsirkan seperti ini: Rasulullah SAW adalah pembawa rahmah dan kasih sayang. Kasih sayang yang dibawanya harus merata ke seluruh umat manusia. Salah satu simbol kasih sayangnya kepada seluruh umat manusia adalah beliau membagi kegembiraan Hari Raya Idul Fitri kepada semua orang dengan cara datang ke tempat shalat sunnah Idul Fitri lewat satu jalan dan pulang dari tempat shalat Idul Fitri lewat jalan yang berbeda.

Yang hendak disampaikan Rasulullah SAW dengan cara seperti itu adalah sebarkanlah kegembiraan kepada semua manusia tanpa pandang status sosial atau derajat apapun juga.

Bagi mereka yang memilik kelebihan harta, berbagilah tidak hanya dengan orang-orang biasa dibagi, tetapi juga dengan orang-orang baru yang belum pernah dibagi. Bagi mereka yang tidak memiliki kelebihan harta, berbagilah dengan cara berbagi senyum dan silaturhami, tidak hanya dengan orang-orang yang memang selama ini sudah sering bersilaturahmi, tetapi juga dengan orang-orang baru yang belum pernah bersilaturahmi dengannya. Sebagaimana Rasulullah SAW mensunnahkan melalui jalan berbeda kala berangkan shalat Idul Fitri dengan pulang dari shalat Idul Fitri.[]

(Tulisan ini adalah materi Taushiyah Ramadhan di V Radio bekerjasama dengan Dompet Dhuafa)

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut