https://nuansaislam.com/Bukan Malam Biasa; Bonus Bersyarat & dialog DPR

Dengan tergopoh-gopoh Pak Ful mendatangai teman-teman majlis DPR nya, alias teman-teman yg biasa duduk-duduk Di bawah Pohon Rambutan.

Dengan semangat dia sampaikan, "Temans..., malam ni provaider no ponsel kita akan bagi-bagi bonus pulsa 200 ribu ke semua no pelanggannya lho".

"Ah... hoaks kali", sahut salah satu teman DPR nya.

"Asli ni, bukan info kaleng-kaleng", tegas pak Ful dengan mata berbinar menatap temen-temannya yang memang rata-rata no ponsel mereka satu provaider, biar murah kalo saling berkomunikasi.

Dia menambahkan,  "Tapi,  waktu pengiriman pulsa itu hanya malam ini saja lho, mulai jam 18.30 sampai jam 04.30 besok".

"Jangan lupa ya, semua nomor akan kebagian", lanjut pak Ful.

"Yo wes, yo wes.... Semoga kita semua dapat bonus pulsanya ntar malam", sahut yg lain.

Demikian berlalu dialog singkat itu, sampai keesokan harinya kembali majlis DPR itu bersua.

"Wah, kita dibohongi nih, katanya ada bonus pulsa 200 ribu ke semua nomer ponsel kita", ungkap Mas To kesal sambil menghempaskan tubuhnya di bangku dekat pohon Rambutan. Yang lain menatap heran, namum tak berkomentar.

Sampai sejurus kemudian, Bang Ji yang baru tiba pun ngomel sambil menaruh hpnya di depan teman-temannya, "Iye, ane cek kagak ade pulse yang masuk, hoaks ni info Pak Ful kemaren. Mana ane dah seneng-seneng...eee Boong."

Mendengar namannya disebut-sebut, Pak Ful menatap ke temen²nya yg lain sambil menunjukkan wajah keheranan dgn sikap dua temen tadi.

"Gimana yang lain, ada kiriman pulsa gak...?"

"Ada nih", sahut mereka. "Gak kaleng-kaleng kok infonya. Bener ni ada tambahan pulsa 200 ribu."

Mas Ji dan Bang To saling pandang, lalu kompak keduanya berujar, "Kenapa ane kagak dapet yak...?", sambil manyun tampak kesal dan kecewa.

"Se' se' ...", kata pakde No yang biasanya selalu lebih bijak dari yang lain.

"Pasti ada sesuatu nih, kenapa kalian berdua tidak kebagian bonus pulsa, padahal yang lain dapat. Yo wes...seng sabar, pasti ada pelajarannya nih."

"Coba inget² deh, ente berdua semalem ngapain aja, itu hp kenapa?" tanya pakde No.

Singkat cerita, ternyata dari sebelum isya hp Mas Ji habis batre, lupa dicas, baru habis subuh dicas lagi.

Sedang hp Bang To ditaruh di kamar belakang, yang memang biasanya susah bahkan tidak ada sinyal.

"Ooh..., ini ternyata masalahnya", kata Pakde No. "Yang satu gak ada batre, yang atu lagi gak ada sinyal."

"Kan dah dibilang, waktu pembagian bonus cuma semalem aja", sahut Pak Ful. "Semaleman hp mati, kagak ada sinyal juga. Masalah bukan pada jaringan, tapi karena hp yg mati sama gak da sinyal."

"Tuh ibrohnya, jangan kehilangan 2 syarat; Aktif dan Sinyal", tambah pakde No.

Ketika itulah ustadz yang biasa ngisi di masjid deket majlis DPR ini lewat, sambil menyapa, nanya kabar, ust ini bertanya, "Lagi bahas apa nih, kayaknya seru banget."

Mereka pun menceritakan kejadian barusan.

"Oh.. begitu, bener kata pakde No, semua ada ibrohnya. Saya jadi teringat salah satu hadits Rasulullah saw...."

"Shollaahu alaihi wa sallam", sambut mereka.

"Diriwayatkan oleh Ibnu Majah,

عن أبي موسى الأشعري عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : إن الله ليطلع في ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

Dari Abu Musa al-Asy’ari dari Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan bulan Syaban maka Dia mengampuni semua makhluknya kecuali orang yang Musyrik atau Musyahin (orang yang bermusuhan)” (HR. Ibnu Majah dan Ath-thobroni, dinilai shohih oleh syeikh Albani)", lanjut sang ustadz.

"Tuh hadits ini diriwayatkan juga oleh Ath-Thobrani dan dinilai shohih lho..."

"Hari ini kan tgl  28 Maret 2021, sesui penanggalan bertepatan dengan tgl 14 Sya'ban. artinya malam ini adalah malam pertengahan bulan Sya'ban." Malam Nishfu Sya’ban.

"Sesuai informasi hadits di atas, akan ada bonus pengampunan dosa bagi semua hamba Allah."

"Semua akan mendapatkan, kecuali orang yang masih musyrik, menyekutukan Allah dan orang yang masih bermusuhan, atau bertengkar dan belum berdamai." demikian sang ustadz panjang lebar menguraikan.

"Semua kebagian, hanya mereka ini yang tidak mendapatkannya.

Layaknya cerita tadi kan, jgn sampai seperti hp mati dan gak ada sinyal, sehingga tidak kebagian bonus."

" Musyrik itu orang yang gagal menjalin hubungan baik dengan Allah. Keimanannya bermasalah karena noda kemusyrikan."

" Musyahin itu orang yang gagal menjalin hubungan baik dengan saudaranya, sehingga bertengkar dan bermusuhan gak kelar-kelar." lanjut sang ustadz.

"Maka selama masih ada kesempatan meraih bonus pengampunan di malam hari ini, mari kita kuatkan batre keimanan kita kepada Allah, kuatkan sinyal iman kita kepadaNya. Perbaiki hubungan kita dengan saudara, kuatkan batre ukhuwah dan sinyal persaudaraan kita."

"Segera evaluasi iman dari noda kemusyrikan dan segera saling memaafkan jika pertengkaran belum usai."

Akhirnya sang ustadz menutup dengan, "Kesimpulannya Perbagus Hablum Minallah, dan Percantik Hablum Minannas. "

"Semoga Allah ampuni kita semua, berkahi kita semua dan ridhoi kita sampai di bulan Ramadhan dengan persiapan lahir dan bathin yang prima. Semoga teraih ketaqwaan yang sesungguhnya dan tangga-tangga ketaqwaan itu saat ini sedang kita lalui." Semoga Allah berkahi kita semua di sisa bulan ini, semoga Allah perjumpakan kita dengan Ramadhan... aamiin..

Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan...

 

Catatan DPT, (Di bawah Pohon Tiin.)

Saat M

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut