https://nuansaislam.com/Menapaki Jalan Kemuliaan

KHUTBAH IDUL ADHA

1441 H / 2020 M

"MENAPAKI JALAN KEMULIAAN”

Oleh : Saat Mubarok, Lc

إنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أشْهَدُ أنْ لاَ إِلٰه إلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى،

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ

Allaahu akbar 3x, Wa Lillaahil hamd…

Saudaraku, Kaum Muslimin Rahimakumullaah...

Takbir kembali dan terus dikumandangkan di hari mulia ini, dua Ied; Iedul Adha dan hari Jumat. Bahkan sejak awal Dzulhijjah ini, pada 10 pertamanya disunnahkan memperbanyak takbir, tahmid dan tahlil...

Dzikir terbaik hari arafah juga peneguhan tauhid.

لا اله إلا اللّٰه وحده لا شريك له الملك و له الحمد و هو على كل شيئ قدير

Pengulangan yang banyak ini memberi pesan; Kokohkan, Agungkan DIA di hati, di jiwa, di amal, bahkan di tengah kehidupan kita. Karena DIA lah yg Maha Besar. Inilah keyakinan kita dan inilah yang akan kita bawa, kita kumandangkan di ujung terakhir masa kita di muka bumi ini, kalimat Tauhid; Laa ilaaha Illallaah...

Allahu akbar 3x, Wa lillaahil hamd...

Maka iringi hidup ini dengan nilai Takbir dan Tahlil... Bingkai semua perjuangan, pengorbanan serta ketundukan kita dengan Bismillaahi Allaahu akbar..

Semoga Allah Azza wa Jalla menerima amalan kita di 10 pertama Dzulhijjah; hari² terbaik dunia itu.  Semoga Allah mencintai kita semua.. Semoga Allah terima puasa Arafah kita dan terampuni dosa² kita..

Allahu akbar 3x, Walillaahil hamd..

Betapa Allah Maha Thoyyib, yang telah mengizinkan kita melewati hari-hari baik ini.  Perjalanan yg sesunguhnya adalah menapaki jalan kemuliaan hakiki. Sungguh ini adalah jalan kemuliaan sejati.

Manusia termulia adalah mereka para Muttaqiin, karena takwa adalah ukuran derajat manusia di hadapan Tuhannya. Sesungguhnya Allah telah menentukan standar sukses terbesar itu adalah berkesempatan menikmati syurga tanpa tersentuh api neraka dan kemuliaan terbesar yang disebut dengan Fauzan Azhiima ini adalah prestasi yang akan diraih oleh orang² bertakwa.

Ternyata, Syurga yang Allah janjikan... yang akan diraih manusia bertakwa itu... dalam banyak firman-Nya, Allah membentangkan jalan kemuliaannya. Jika kita tadabburi, maka ada tiga jalur yang harus ditempuh.

Tiga jalan itu adalah; Pertama, Memperbanyak amal sholih. Kedua, Berupaya keras menjauhi segala keburukan dan yang Ketiga adalah Terus berupaya menggapai ampunan Allah Ta'ala.

Jamaah sholat Iedul Adha yang dirahmati Allah...

Syurga yang mulia bagi orang² mulia itu memang akan dimasuki dengan Rahmat dan Ridho Allah Ta'ala. Namun Dialah juga yang menjelaskan bahwa Amal Sholih, Jauh dari keburukan dan Ampunan adalah jalan yang harus ditempuh, jalur yang harus dilalui dengan penuh kesabaran...

Allaahu akbar 3x, Wa lillaahil hamd..

Segala puji bagi Allah yang telah mengizinkan kita menikmati tiga jalur kemuliaan ini. Sadarilah apa yang telah kita tempuh, rasakanlah bentuk sayang Allah kepada kita dengan membimbing kita melalui  jalur ini...

Sungguh tiga jalan ini telah kita lalui, tidak hanya sekali, bahkan dua kali dengan ujung Idul Adha dan sebelumnya Idul Fitri. Ibadah Qurban yg merupakan puncak dari 10 hari terbaik dunia ini ujungnya adalah upaya meraih taqwa.

"Bukan darah dan dagingnya... melainkan Taqwanya..."

Sebagaimana sebulan penuh berpuasa ujung pencapainnya adalah La'allakun Tattaquun, bukan lapar dan dahaganya namun Taqwa adalah prestasinya.

Ada hubungan yg sangat kuat antara kedua pencapaian taqwa ini... jalurnya sama² harus melalui 3 jalan utama diatas.

Pertama: Memperbanyak Amal Sholih...

10 hari menjelang hari ini,  Ada sabda Rasul tentang hari² terbaik dan paling dicintai Allah untuk beramal sholih.. tentunya ini bukan hanya informasi, ini adalah dorongan agar kita memperbanyak amal kebajikan sebelum meraih derajat taqwa yg agung itu. Ada 10 hari terbaik dunia sebelum kita melakukan ibadah qurban tuk meraih taqwa, demikian sebelum menggapai la'allakutataquun, kita disuguhi sajian sebulan memperbanyak amal kebajikan; puasa, tilawah, qiyamullail, dll... inilah inspirasi pertama dari dua perjalanan menuju Idul adha dan Idul fithri.. Memperbanyak amal kebajikan.

Kedua: Berupaya keras menjauhi segala bentuk keburukan...

10 hari terbaik dunia ini ada di awal bulan Dzulhijjah. Bulan ini dan dua bulan sebelum dan sesudahnya adalah rangkaian dari bulan² haram. Bulan yang dimuliakan; Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Al-Muharram yang berturut-turut ini, ditambah satu lagi bulan Rajab adalah asyhurul hurum. Pada bulan² ini Allah menyampaikan dalam firman-Nya di surah At-Taubah ayat 36. “Jangan Zholimi diri kalian pada bulan² tersebut”. Maka selain memperbanyak amalan di 10 pertama ini, kita pun berupaya keras menjauhi keburukan.

Demikian pula di masa Ramadhan, sekian upaya menjauhi keburukan kita lakukan, mulai keburukan lisan bahkan hati yang tidak tulus. Ketika ada ajakan bertengkar, kita masih ingat di tiga bulan yang lalu, di Ramadhan berulang disebut sabda Sang Nabi, katakan : "Innii Shooim.."

Berusaha keras menjahui segala keburukan ada jalan kemulian.

Ketiga : Berupaya keras menggapai ampunan Allah.

Orang² bertakwa yang banyak melakukan kebajikan dan berupaya menjauhi keburukan, sebaik apapun mereka, masih sebagai manusia yang mungkin dan bisa jadi banyak bersalah. Syurga yang dituju itu membutuhkan syarat pengampunan...

و سارعوا الى مغفرة من ربكم و جنة...

Seorang hamba, dengan amal sholih yang melimpah, dengan upaya maksimalnya menjauhi segala keburukan, tetap saja dia membutuhkan banyak istighfar, banyak meminta ampun kepada Allah. Simaklah salah satu doa yang diajarkan Rasul kepada sosok mulia Abu Bakar ra..

“Yaa Allah... sesungguhnya aku banyak berbuat zholim terhadap diriku sendiri dengan kezholiman yang banyak, maka ampuni aku dengan pengampunan dari Mu... Rahmati aku...Sesungguhnya Engkau Maha Ghofur dan Maha Rohiim...”

Bahkan Tauladan kita, Rasulullah saw, manusia termulia ini juga banyak meminta ampunan kepada Allah...

Sungguh jalan maghfiroh ini juga telah kita tempuh... Inilah inspirasi ketiga dari apa yg sudah kita lalui.

9 Dzulhijjah saat para hujjaj wukuf di arafah, kita berpuasa arafah, yang kata Rasulullah, "yukaffiru sanatan maadhiyah wa baaqiyah."

Ini menjelang Idul Adha yang puncaknya meraih takwa. Ini pula yg kita lalui di sebulan penuh Ramadhan, setiap malam ada peluang pengampunan.

Man qaama ramaadhaan... man shomaa romadhan.. man qooma lailatal qadri... Semua ditutup dengan Ghufiro lahu maa taqaddama min  dzambih...

Berupaya dan terus berusaha menggapai maghfiroh Allah adalah  kemuliaan itu.

Jamaah sholat Idul Adha, Rahimanii wa rahimakumullaah…

Inilah tiga jalan kemuliaan itu, tiga jalan ketakwaan itu, tiga jalan menuju kesuksesan terbesar...

Sudah kita lalui... Menjelang dua Ied, Adha dan Fithri. Allah sudah mudahkan kita melalui ketiganya.

Marilah kita lanjutkan perjalanan mulia ini, yang akan membentuk masing² pribadi menjadi bertakwa... dan keluarga kita menjadi bertakwa...

Belajar dari keluarga Ibrahim as... ada ayah dan suami mulia, ada istri dan ibu mulia dan anak yang juga mulia dengan ketakwaan...

Semoga adha kali ini, membuat keluarga kita semakin beriman dan bertaqwa, krn disaat itulah kita otomatis sudah punya peran untuk kebaikan negeri yang kita cintai ini.

Karena Allah telah berjanji...

و لو أن أهل القرى آمنوا و اتقوا....

“Jika penduduk sebuah negeri itu beriman dan bertakwa, sungguh akan kami bukakan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi……”

Oleh karena itu berjuanglah agar diri kita, keluarga kita, masyarakat dan negeri kita dimudahkan melalui tiga jalan kemuliaan ini; Perbanyak amal kebajikan, Jauhi keburukan dan bergegas Menggapai ampunan.

Marilah di ujung khutbah ini, kita memohon kebaikan untuk diri, keluarga, masyarakat dan bangsa kita... kebaikan akherat dan dunia... Marilah kita tutup khutbah ini dengan bermunajat kepada Allah Ta'ala.  

 

اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ بِالإِسْلاَمِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالإِيْمِانِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْقُرْآنِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِشَهْرِ رَمَضَانَ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْمُعَافَاةِ لَكَ الْحَمْدُ بِكُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا

Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu atas nikmat Islam, nikmat Iman, nikmat Al-Qur’an, nikmat bulan Ramadhan, nikmat keluarga, harta dan kesehatan. Segala puji bagi-Mu atas semua nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada kami

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنـَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dalam keimanan, dan janganlah Engkau jadikan di hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman, ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ridha dan surga-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat mendekatkan kami kepadanya, dan kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat mendekatkan kami kepadanya

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُوْلُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنِا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَاه مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِيْ دِيْنِنَا وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَخَافُكَ وَلاَ يَرْحَمُنَا

Ya Allah, berikan kepada kami dari rasa takut kami kepada-Mu sesuatu yang akan membentengi kami dari maksiat kepada-Mu, anugerahkan kami dari ketaatan kami kepada-Mu sesuatu yang akan mengantarkan kami ke surga-Mu, dan berikan untuk kami dari keyakinan kami kepada-Mu sesuatu yang akan meringankan kami dalam menghadapi musibah dunia. Berikan kenikmatan pada pendengaran, penglihatan dan semua kekuatan dan potensi kami selama Engkau hidupkan kami, jadikan semua itu sebagai peninggalan kami. Jadikan pembalasan kami hanya kepada orang yang telah menzhalimi kami, tolonglah kami atas orang-orang yang memusuhi kami, jangan Engkau jadikan musibah menimpa kami dalam agama dan iman kami, jangan Engkau jadikan dunia ini sebagai puncak cita-cita dan ilmu kami, dan jangan Engkau kuasakan kami kepada orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ إَلَيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Ya Allah, perbaikilah agama kami yang merupakan penjaga urusan kami, perbaikilah dunia kami yang menjadi tempat hidup kami, dan perbaikilah akhirat kami karena dialah tempat kembali kami. Jadikan kehidupan ini sebagai penambah segala kebaikan bagi kami, dan jadikan kematian sebagai kebebasan kami dari segala keburukan

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرْكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari sulitnya bencana, beratnya penderitaan, buruknya taqdir, dan tepuk tangan musuh.

Yaa Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di bumi ini, sukses disini, dan berikan kepada kami kebaikan di akherat, menikmati syurga-Mu tanpa siksa neraka-Mu. Raabannaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina adzaabannar.

Wassalamu'alaykum warohmatullah...

 

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut