https://nuansaislam.com/Menarilah Sunyi
Berapa banyak rakaat sudah kau lakukan
Tumpah deritamu di atas sajadah
 Air matamu menitik sejuk
Mengalir di sela keriput tubuhmu
Hingga kau tersungkur
 
Lalu kau hitung nikmat Tuhanmu
Ibadahmu
Deritamu
Air matamu
Mengapa jua kau menepuk dada
 
Kau anggap dirimu bersedekah
memberikan harapan di atas derita
Kau reguk bahagia
Sementara tangisan tak kunjung mereda
Hingga kau tersungkur
 
Lalu kau hitung nikmat Tuhanmu
Harapanmu
Bahagiamu
Tangisanmu
Mengapa sandiwara masih kau pentaskan
 
Kau biarkan pujian mengalir kepadamu
Kau diam seakan membisu
Tapi menarinari dalam kepuasan
Seakan engkau adalah penyembah
Dalam sunyi yang kau ciptakan
Sembari bermandi cahaya semu
 
Menarilah dalam sunyi  
sepi antara kau dan Tuhanmu
ibadahmu hanyalah alas persembahan
yang menari menggoda
menarikmu jauh dari kesejatian
 
Menarilah sunyi
Hanya kau dan Tuhanmu
 
Emde/17062020

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut