https://nuansaislam.com/Sedekahkan Harta Suami

SEDEKAHKAN HARTA SUAMI

Oleh: Ahmad Yani

Judul              : 110 Kisah Seputar Harta

Penulis          : Drs. H. Ahmad Yani

Tebal              : 273 Halaman

Ukuran           : 11 x 17 cm

Harga             : Rp 40.000+ongkir

Penerbit         : Khairu Ummah (HP/WA 0812-9021-953)

 

Kisah-kisah menarik dari kehidupan Nabi dan para sahabat sangat penting untuk kita kaji, salah satunya  dari sisi harta. Banyak pelajaran yang akan kita peroleh untuk menjalani kehidupan dengan baik pada masa sekarang dan yang akan datang.

Setiap orang membutuhkan rizki atau harta, kita punya mau harta itu bisa kita peroleh dengan mudah, jumlahnya banyak dan hukumnya halal. Namun ternyata tidak selalu begitu. Karenanya, prinsip terpenting dalam mendapatkan harta adalah halal hukumnya meskipun susah mendapatkannya dan jumlahnyapun tidak banyak.

Prinsip ini menjadi amat penting, karena salah satu yang harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah swt adalah harta. Bahkan bila tanggungjawab umur untuk apa dihabiskan, ilmu untuk apa diamalkan dan jasmani untuk apa digunakan, maka harta tanggungjawabnya ada dua, yakni darimana atau dengan cara apa diperoleh dalam arti halal apa tidak dan untuk apa dibelanjakan.

Seluk beluk urusan harta menghasilkan cerita begitu banyak, ada yang baik dan ada yang buruk. Manusia bisa menjadi mulia dengan hartanya, tapi juga bisa menjadi hina. Kisah-kisahnya dari kehidupan Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya tergambar dalam buku yang berjudul: 110 KISAH SEPUTAR HARTA.

Diantara contoh kisah-kisah pendek dalam buku ini adalah tentang sedekahkan harta suami, silahkan dibaca.

SEDEKAHKAN HARTA SUAMI

Keharusan bersedekah dari harta yang kita miliki merupakan suatu keharusan, meskipun harta kita sedikit.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, diceritakan bahwa Asma’ binti Abu Bakar ra datang menemui Rasulullah saw lalu dia menanyakan: “Ya Nabiyallah, aku tidak mempunyai apa-apa kecuali uang belanja yang diberikan oleh Zubair (suaminya) kepadaku. Apakah aku berdosa jika aku sisihkan sedikit uang belanja tersebut untuk bersedekah?.”

Nabi saw menjawab: “Sisihkanlah sedikit untuk bersedekah semampumu. Janganlah engkau mengingat-ingatnya agar Allah tidak mengingat-ingat pemberian-Nya (kikir) kepadamu.”

Dari kisah di atas, pelajaran yang kita dapatkan adalah:

  1. Kondisi sulit dan sedikit harta tidak boleh menjadi alasan untuk tidak mau bersedekah.
  2. Wanita atau isteri yang baik seharusnya pandai mengatur uang belanja agar cukup untuk kebutuhan keluarga tapi juga bisa bersedekah sesuai dengan kondisi keuangan sehingga suami isteri itu mendapatkan pahala sedekah.

Untuk lebih mendapatkan gambaran tentang buku ini, berikut DAFTAR ISI nya

1.         Semangat Berusaha

2.         Berusaha dan Beribadah

3.         Mengemis

4.         Curang

5.         Meninggalkan Harta Demi Iman

6.         Peluang Korupsi

7.         Di Jalan Allah

8.         Mencari Harta Yang Utama

9.         Wajar Dalam Mencari Harta

10.       Utang Untuk Membantu

11.       Pedagang Yang Penjahat

12.       Sumpah Dalam Bisnis

13.       Tidak Melalaikan Ibadah

14.       Gila Harta Menyembunyikan Kebenaran

15.       Hentikan Riba

16.       Riba Tetap Tidak Boleh

17.       Tidak Memberi Waris

18.       Sombong Karena Kaya

19.       Jangan Konflik Karena Harta

20.       Harta Mahar Milik Isteri

21.       Menulis Transaksi Yang Tidak Tunai

22.       Tidak Ada Puasnya

23.       Membuang Yang Haram

24.       Jujur Dalam Bisnis

25.       Menjual Akhirat

26.       Akibat Mengemis

27.       Tidak Mengemis Lagi

28.       Makan Harta Anak Yatim

29.       Menerima Pemberian

30.       Takut Miskin

31.       Ingin Dapat Banyak

32.       Menjual Yang Diharamkan

33.       Membeli dan Menghadiahkan

34.       Infak Yang Banyak

35.       Semangat Sedekah

36.       Wakaf Masjid

37.       Mempertahankan Harta

38.       Suka Sedekah

39.       Sedekah Tidak Terkira

40.       Pelopor Kedermawanan

41.       Sederhana Tapi Dermawan

42.       Sukses Dunia Akhirat

43.       Menghiasi Diri Dengan Kedermawanan

44.       Pejuang Yang Dermawan

45.       Tidak Sombong

46.       Tidak Ada Sedekah Yang Sia-Sia

47.       Melaksanakan Seruan Sedekah

48.       Pelopor Kedermawanan

49.       Akibat Tidak Berzakat

50.       Gelang Emas

51.       Sumpah dan Pengembalian Harta

52.       Sedekah Dari Harta Suami

53.       Hadiah Untuk Tetangga

54.       Sedekah Sampai Mati

55.       Berkorban Tapi Berharap Kembali

56.       Ikhlas Berkorban

57.       Menafkahi Keluarga

58.       Memberi Yang Diminta

59.       Menafkahi Wanita

60.       Sederhana

61.       Menanggung Hidup Anak Yang Janda

62.       Infak Terbaik

63.       Selalu Berinfak

64.       Sembunyi dan Terang-Terangan

65.       Harta Untuk Kebaikan

66.       Sikap Berlebihan

67.       Sikap Pertengahan

68.       Kikir

69.       Sumpah Tidak Mau Memberi`

70.       Sedekahkan Harta Suami Yang Pelit

71.       Mengutamakan Orang Lain

72.       Bukan Harta Sendiri

73.       Sangat Dermawan

74.       Memberi Yang Meminta

75.       Bisnis Sebaik Mungkin

76.       Melebihkan Pembayaran Utang

77.       Bayar Utang

78.       Ancaman Utang

79.       Menyelesaikan Utang

80.       Menanggung Utang

81.       Pezina dan Pencuri

82.       Kesungguhan Bayar Utang

83.       Memudahkan Orang Yang Berutang

84.       Memberi Tempo Pembayaran

85.       Utang Penahan Masuk Surga

86.       Utang Untuk Kebaikan

87.       Komitmen Pada Ketentuan

88.       Wasiat

89.       Sedekah Atas Nama Almarhum

90.       Keluarga Dermawan

91.       Sedekah Pada Yang Bangkrut

92.       Adil Dalam Pemberian

93.       Harta Temuan

94.       Memperluas Sedekah

95.       Bisa Baik Bisa Buruk

96.       Menyembunyikan Kemiskinan

97.       Tidak Pernah Cukup

98.       Sedekahkan Harta Majikan

99.       Sedekahkan Harta Suami

100.    Jangan Mencela Sedekah

101.    Tangan Yang Kasar

102.    Segera Sedekah

103.    Siksa Tidak Zakat

104.    Kendaraan Yang Baik dan Buruk

105.    Zakat Itu Menguntungkan

106.    Godaan Harta

107.    Tidak Merasa Miskin dan Meminta

108.    Meminjam dan Sedekah

109.    Bangkrut

110.    Merasakan Kedermawanan

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut