https://nuansaislam.com/Istinsyaq

Istinsyaq dalam bahasa arab berasal dari kata nasyiqa-yansyaqu, yang bermakna menghirup, menyedot, menghisap,[1] sedangkan secara istilah istinsyaq adalah memasukkan sesuatu ke hidung, para ulama mengkhususkan kepada memasukan air ke hidung. [2]

Macam-macam istinsyaq dan hukumnya

Pertama, istinsyaq dalam wudhu, yaitu salah satu perbuatan yang disunnahkan dalam berwudhu, istinsyaq dalam wudhu dilakukan setelah berkumur-kumur, para ulama pada umumnya menghukumi istinsyaq dalam wudhu adalah sunnah, kecuali imam Ahmad berpendapat kalau istinsyaq dalam wudhu adalah wajib.[3] diantara dalil tentang istinsyaq adalah,

حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ – رضى الله عنه – دَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ لاَ يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ». قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَكَانَ عُلَمَاؤُنَا يَقُولُونَ هَذَا الْوُضُوءُ أَسْبَغُ مَا يَتَوَضَّأُ بِهِ أَحَدٌ لِلصَّلاَةِ.

Humran pembantu Utsman menceritakan bahwa Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu pernah meminta air untuk wudhu kemudian dia ingin berwudhu. Beliau membasuh kedua telapak tangannya 3 kali, kemudian berkumur-kumur diiringi memasukkan air ke hidung, kemudian membasuh mukanya 3 kali, kemudian membasuh tangan kanan sampai ke siku tiga kali, kemudian mencuci tangan yang kiri seperti itu juga, kemudian mengusap kepala, kemudian membasuh kaki kanan sampai mata kaki tiga kali, kemudian kaki yang kiri seperti itu juga. Kemudian Utsman berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian beliau bersabda, “Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini kemudian dia shalat dua rakaat dengan khusyuk (tidak memikirkan urusan dunia dan yang tidak punya kaitan dengan shalat, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. Ibnu Syihab berkata, “Ulama kita mengatakan bahwa wudhu seperti ini adalah contoh wudhu yang paling sempurna yang dilakukan seorang hamba untuk shalat(HR. Bukhari Muslim)

Kedua, istinsyaq ketika mandi janabah, diantara sunnah dalam mandi janabah adalah berwudhu, para ulama yang berpendapat bahwa istinsyaq adalah sunnah, maka istinsyaq dalam wudhu ketika mandi janabah juga hukumnya sunnah, begitu pula ulama yang mewajibkan istinsyaq dalam wudhu maka istinsyaq dalam ketika mandi janabah juga wajib, pendapat ini adalah pendapat imam Ahmad bin Hanbal. [4] 

Ketiga, istinsyaq di bulan ramadhan, yaitu dengan memasukkan air ke hidung ketika berwudhu dan sedang berpuasa, maka para ulama seperti imam Syafi’i berpendapat hal tersebut sunnah tetapi tidak dilakukan dengan berlebihan,[4] hal ini sebagaimana hadis Rasulullah saw,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((أسبِغِ الوضوء، وخلِّل بين الأصابع، وبالِغ في الاستنشاق إلا أن تكون صائمًا))؛ أخرجه الأربعة،

Rasulullah saw bersabda: sempurnakanlah wudhu, sela-selailah diantara jari-jemari dengan air, sempurnakan istinsyaq kecuali yang berpuasa(HR. empat imam hadis)

Adapun menghirup wangi-wangian, atau gelembung air seperti gelembung dari masakan dan lainnya, maka itu sebaiknya tidak boleh dilakukan ketika sedang berpuasa, karena dikhawatirkan akan ada yang masuk ketenggorokan yang akan mengakibatkan batalnya puasa ramadhan. Tetapi apabila tercium wangi-wangian yang tidak disengaja maka hal itu tidak apa-apa.

Referensi:

  1. Ahmad Warson Munawwir, Kamus Al-Munawwir
  2. Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah
  3. Ibnu Qudamah, Al-Mughni,1/166-167
  4. Imam An-Nawawi, Al-Majmu’, 6/230

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut