https://nuansaislam.com/

Khutbah Untuk Saudaraku di NTT

Untuk para Da’i NTT yang dirahmati Allah, kami sangat bahagia dan bersyukur jika berkenan menyampaikan teks khutbah ini. Dipersilahkan mengambil semua atau sebagiannya. Semoga membawa manfaat.

Syukron wa jazaakumullaahu khoiraa.. Semoga Allah memberkahi kita semua....

Berikut khutbah ini;

KHUTBAH IDUL FITRI

1441 H / 2020 M

"PESAN ALAM" UNTUK ORANG-ORANG BERTAQWA

Oleh : Saat Mubarok, Lc

 

إنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أشْهَدُ أنْ لاَ إِلٰه إلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى،

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ

وَقَالَ : إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ زِینَةࣰ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَیُّهُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلا

Allaahu akbar 3x, Wa Lillaahil hamd…

Saudaraku, Kaum Muslimin Rahimakumullaah...

Kembali hari ini, gema takbir berkumandang di penjuru dunia. Walau 'Ied kita kali ini tak semeriah biasanya, namun keagungan takbirnya akan tetap mewarnai jiwa dan kehidupan kita.

Segala puji bagi Allah yang telah menyehatkan diri kita di tengah ujian wabah yang melanda sebagian besar belahan bumi ini. Alhamdulillah, wilayah kita termasuk aman dibandingkan wilayah lain di negeri ini. Lakal Hamdu Yaa Rohmaan...

Segala puji bagi Allah, Rabb seru sekalian alam, Yang telah menghantarkan kita sampai di awal bulan Syawal ini. Semoga segenap amalan yang kita lalui di bulan Ramadhan yang mulia, membuat dosa-dosa kita diampuni, menuntun kita menggapai takwa yang sesungguhnya, serta tetap istiqamah menjalankan nilai-nilai takwa sepanjang hidup kita ini.

Karena memang takwa adalah ultimate goal yang Allah sudah canangkan dan inilah yang seharusnya digapai.

Demikian tegas Allah swt gambarkan di surah Al Baqarah ayat 183,

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَیۡكُمُ ٱلصِّیَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ)

Inilah sejatinya kekuatan Ramadhan, merubah sosok manusia biasa menjadi hamba Allah yang mulia dengan ketakwaan.

Allaahu akbar 3x Wa Lillaahilhamd..

Saudaraku semua, para alumni Ramadhan...

Sesungguhnya orang bertakwa itu adalah pribadi yang sangat sensitif dengan pesan alam, pesan yang Allah tebar di semesta raya ini. Hatinya lembut menangkap pesan-pesan-Nya, dia sangat mudah tersentuh dan mendapatkan banyak pelajaran.

Interaksinya dengan Al Qur'an membukakan hatinya, meluaskan cakrawala pandangnya. Alhamdulillah selama Ramadhan Allah mudahkan kita semua berdekatan dengan kitab-Nya Al Qur'anul Karim.

Ayat yang pertama turun mengajak kita untuk berani membaca; membaca semuanya, baik yang tersurat maupun yang tersirat. Ayat Qauliyyah maupun Ayat Kauniyyah. inilah pesan Allah Ta'ala  di awal wahyu-Nya di ayat pertama surah Al 'Alaq

( ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِی خَلَقَ)

"Bacalah dengan nama Rabbmu yang telah menciptakan."

Allah juga menyemangati kita semua untuk memperhatikan alam raya ini...

أَفَلَا یَنظُرُونَ إِلَى ٱلۡإِبِلِ كَیۡفَ خُلِقَتۡ   وَإِلَى ٱلسَّمَاۤءِ كَیۡفَ رُفِعَتۡ   وَإِلَى ٱلۡجِبَالِ كَیۡفَ نُصِبَتۡ   وَإِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَیۡفَ سُطِحَتۡ

Tidakkah mereka perhatikan...? Bagaimana onta diciptakan, bagaimana langit ditinggikan, gunung ditegakkan dan bagaimana bumi dihamparkan. Inilah pesan-Nya di Surah Al Ghasyiyah ayat 17-20.

Hadirin yang berbahagia...

Allah akan terus memperlihatkan kepada kita tanda-tanda kekuasaan-Nya, di semesta ini bahkan dalam diri kita. Inilah yang termaktub dalam firman-Nya surah Fushilat ayat 53.

(سَنُرِیهِمۡ ءَایَـٰتِنَا فِی ٱلۡـَٔافَاقِ وَفِیۤ أَنفُسِهِمۡ حَتَّىٰ یَتَبَیَّنَ لَهُمۡ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّۗ أَوَلَمۡ یَكۡفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَیۡءࣲ شَهِیدٌ)

Allaahu akbar 3x Walillaahilhamd...

Saudaraku semua, yang senantiasa ingin mempertahankan nilai-nilai ketakwaan...

Demikianlah seharusnya kita, sebagai pribadi yang telah ditempa sebulan penuh untuk menjadi pribadi bertakwa nan mulia. Orang bertakwa adalah hamba Allah yang sensitif dengan pesan alam ini...

(إِنَّ فِی ٱخۡتِلَـٰفِ ٱلَّیۡلِ وَٱلنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ ٱللَّهُ فِی ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ لَـَٔایَـٰتࣲ لِّقَوۡمࣲ یَتَّقُونَ)

"Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang dan pada apa yang Allah ciptakan di langit dan di bumi sungguh ada ayat-ayat bagi kaum yang bertakwa". (QS. Yunus : 6)

Semakin bertakwa, semakin pandai mengambil pelajaran, semakin peka, semakin bertakwa.

Allah tebar pesan-Nya di semesta raya. Di langit ada pesan, di bumi ada pesan, dalam diri kita juga ada ayat-ayat Allah. Bahkan makhluk kecil Covid 19 yang menyebar di penjuru bumi ini menginfeksi ribuan orang, juga tentunya datang disertai ibroh dan pelajaran.

Simaklah firman Allah Ta'ala di surah Adz Dzaariyat ayat 20 dan 21.

(وَفِی ٱلۡأَرۡضِ ءَایَـٰتࣱ لِّلۡمُوقِنِینَ   وَفِیۤ أَنفُسِكُمۡۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ)

"Dan di bumi ada ayat-ayat bagi yang berkeyakinan dan pada diri kalian, tidakkah kalian perhatikan."

Saudaraku seiman dan setanah air...

Lantas apakah yang didapati orang-orang bertakwa perihal pesan alam ini? Pesan apa saja yang sampai kepada mereka?

Simaklah dengan seksama firman Allah berikut ini, pada ayat ke-7 di surah Al Kahfi;

(إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ زِینَةࣰ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَیُّهُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلا)

"Sesungguhnya kami telah menjadikan apa yang ada di atas bumi sebagai penghias (ziinah) baginya".

Penghias, agar Kami menguji mereka mana yang paling baik amalnya.

Ziinah, inilah pesan Allah pertama di ayat ini, bahwa apa yang ada di atas bumi adalah penghias bagi bumi. Gunung, lautan, pesisir pantai, perbukitan, ngarai dan lembah, semua ini Allah jadikan sebagai penghias.

Namun semua itu bukan hanya sebagai hiasan bagi bumi, sejatinya semua ini alat uji. Ya, alat uji bagi manusia.

Cobalah perhatikan kembali alam NTT ini... Betapa dahsyatnya keindahan yang Allah sediakan untuk kita di NTT ini. Mungkin kita melihat semua itu sudah biasa, tapi coba tanyakan kepada dunia betapa Allah buat menjadi begitu indah alam NTT ini. Jajaran kepulaun nan rapi tersusun, hamparan pantai yang dirindukan banyak orang, hasil laut yang begitu melimpah...

Sekali lagi, coba cermati semuanya, Pantai Nambralla di Pulau Rote yang dirindukan banyak peselancar dunia, Pantai Ende yang berbalur batuan hijau menghampar, Danau Kalimutu yang ditunggu sunset nya oleh banyak fotografer manca negara, hampir semua pulau menyimpan pantai yang mengagumkan. Pulau Alor dengan Pantai Batu Putihnya, Sabanjar, bahkan air terjun bertingkat di balik tanjungnya, Pulau Sumba dengan kuda-kuda gagahnya, Pulau Kangge yang belum tersentuh, dengan hasil ikan dan rumput laut yang melimpah. Pulau Lapang yang menjadi konservasi biota laut yang begitu elok. Jajaran panjang Pulau Flores dengan kekayaan alam dan budayanya, termasuk Maumere di dalamnya. Dari ujung ada Labuan Bajo, di seberangnya ada Pulau Komodo, paling ujung di Larantuka menyeberang ke Pulau Adonara. Pulau Lomblen dengan peneguhan icon wisatanya, belum lagi kandungan tambang mulia di dalamnya, Pulau Timor yang kaya akan jenis bebatuan, perjalanan antar pulau akan melintasi laut yang membiru tosca, sering terlihat lincahnya lumba-lumba seakan ikut menyapa. Masih banyak beragam keindahan yang Allah sediakan di bumi NTT ini....

Semoga Allah jaga semua keindahan ini, semoga kita dikaruniai kemampuan untuk merawat semuanya, jangan sampai rusak di masa kita. Berilah kesempatan anak cucu kita kelak untuk mensyukuri semuanya, mendapat pelajaran berharga dari apa yang Allah titipkan di kawasan indah NTT ini.

Allaahu Akbar 3x Walillaahil hamd

Namun kita tidak hanya berhenti pada keindahan semata, ada pesan lain dari Allah Ta'ala yang telah menciptkan semua ini, tak lain adalah bahwa ini ALAT UJI. Menguji kita mana yang lebih baik amalnya, maka jadilah kita dengan karunia besar ini menjadi orang yang terus berlomba untuk melakukan kebaikan di bumi ini, di negeri ini, di NTT ini, di pulau yang kita tinggali. Jadilah yang berperilaku mulia, di hadapan Allah dan di depan manusia.

Pribadi mukmin yang baik akan sangat faham bahwa hidup ini adalah kancah ujian untuk menjadi yang terbaik.

Demikian hidup...

(ٱلَّذِی خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَیَوٰةَ لِیَبۡلُوَكُمۡ أَیُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلࣰاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِیزُ ٱلۡغَفُورُ)

"Dialah Allah Yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, manakah di antara kalian yang lebih baik amalnya. Dialah Yang Maha perkasa lagi Maha Pengampun".  (QS. Al Mulk : 2)

Menjadi baik itu, di antara penandanya adalah menjauhi segala keburukan. Jauhilah segala hal yang merusak; merusak persaudaraan, merusak persatuan, merusak tatanan masyarakat, merusak alam. Jagalah hablum minallah dan hablum minannaash, bahkan hubungan kita dengan alam sekitar. Karena mukmin itu ibarat lebah, yang diambil darinya baik, yang keluar darinya baik dan jika dia hinggap di suatu ranting, dia tidak membuatnya menjadi patah. Inilah pesan keindahan alam kita, inilah pesan hidup ini, menjadi pribadi terbaik.

Di antara kunci agar seseorang terus menjadi pribadi yang terdorong melakukan kebaikan, menjauhi keburukan adalah adanya rasa khouf dalam dirinya, takut kepada siksa Allah, takut tidak bisa menikmati syurga-Nya kelak.

Allaahu akbar 3x Walillaahil hamd

Saudaraku seiman...

Tahun 2020 ini memberi banyak pesan. Terkumpul banyak peristiwa besar di tahun ini. Covid 19 memberi pesan kuat betapa lemahnya manusia, betapa kita butuh kepada Allah swt.  Hujan meteor yang panjang memberi pesan kepada kita untuk lebih beriman, bahwa kelak jika bintang berjatuhan dan Allah cabut kekuatan atmosfir untuk melindungi bumi dari benda langit yang mendekatinya, semakin kita beriman akan adanya kiamat. Gerhana yang terjadi pada tahun ini diperkirakan sampai 6 kali, 2 gerhana matahari dan 4 kali gerhana bulan.

Semua ini adalah ayat-ayat Allah, maka jangan lagi berpaling dari-Nya.

(وَكَأَیِّن مِّنۡ ءَایَةࣲ فِی ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ یَمُرُّونَ عَلَیۡهَا وَهُمۡ عَنۡهَا مُعۡرِضُونَ)

"Betapa banyak ayat di langit dan di bumi, mereka melewatinya, namum mereka berpaling darinya". (QS. Yusuf : 105)

Gerhana itu bukan sekedar fenomena alam biasa, Rasulullah saw dalam hadits riwayat Imam Bukhori dari Abu Musa Al-Asy'ari, memberi pesan bahwa terjadinya gerhana, -baik bulan atau matahari-, yang keduanya adalah ayat Allah, agar manusia memiliki rasa takut kepada Allah. "Yukhowwifullaahu bihi ibadahu".

Harusnya tahun ini kita semakin khouf kepada Allah, khouf yang ujungnya membatasi diri kita dari berbuat kemaksiatan.

Semoga Ramadhan yang secara bahasa bermakna membakar, akan menghanguskan segala prilaku bahkan niatan buruk di hati kita. Semoga  Syawal yang secara bahasa berarti meningkat, akan meningkatkan kualitas takwa kita kepada Allah dengan memperbagus hubungan kita dengan Allah, manusia dan alam sekitar.

Namun sesungguhnya tantangan bagi para shoimin yang telah menggapai takwa, tidak hanya menjadi baik di kalangan orang-orang beriman, namun menjadi termulia di hadapan keberagaman manusia, dengan bermacam ras, suku dan bangsanya. Inilah tantangan takwa bagi kita semua.  Cermatilah ayat ke 13 dari surah Al Hujurot.

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقۡنَـٰكُم مِّن ذَكَرࣲ وَأُنثَىٰ وَجَعَلۡنَـٰكُمۡ شُعُوبࣰا وَقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوۤا۟ۚ إِنَّ أَكۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَىٰكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِیمٌ خَبِیرࣱ)

Dibuka dengan "Wahai manusia", disebut laki-laki dan perempuan, suku, ras dan bangsa, namun ditutup dengan "Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertakwa."

Di penghujung khutbah ini, khotib mengajak diri khotib pribadi, juga seluruh kaum muslimin di NTT ini, untuk berjuang menjadi baik, mulia di hadapan Allah Ta'ala, juga di hadapan seluruh keberagaman di wilayah NTT tercinta ini. Inilah tantangannya, jadilah pribadi yang mulia, jadikanlah keluarga kita mulia, jadikan masyarakat muslim ini orang-orang yang punya peran kemuliaan di tengah masyarakatnya. Berjuanglah, berdoalah untuk bisa membangun NTT ini dengan kesholihan iman dan takwa, karena salah satu sumbangsih kita untuk negeri ini dengan menjadi orang -orang bertakwa, maka Allah akan memberkahi negeri ini.

Berjuanglah untuk membuktikan firman Allah menjadi khoiru ummah.

(كُنتُمۡ خَیۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ تَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَتَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِۗ

(QS. Ali 'Imran : 110)

Semoga Allah terima puasa kita dan tergapai taqwa. Semoga dengan ketaqwaan ini kita semakin mudah mendapat pesan dari Allah melalui alam ini. Keindahan yang ada itu menguji kebaikan amal kita. Menjadi baik dan mulia di hadapan keragaman manusia. Semoga dengan doa dan mujahadah, perlahan kita menjadi khoiru ummah yang sesungguhnya.

Marilah kita tutup khutbah ini dengan bermunajat kepada Allah Ta'ala.  

 

اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ بِالإِسْلاَمِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالإِيْمِانِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالْقُرْآنِ وَلَكَ الْحَمْدُ بِشَهْرِ رَمَضَانَ وَلَكَ الْحَمْدُ بِالأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْمُعَافَاةِ لَكَ الْحَمْدُ بِكُلِّ نِعْمَةٍ أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيْنَا

 Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu atas nikmat Islam, nikmat Iman, nikmat Al-Qur’an, nikmat bulan Ramadhan, nikmat keluarga, harta dan kesehatan. Segala puji bagi-Mu atas semua nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada kami

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنـَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dalam keimanan, dan janganlah Engkau jadikan di hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman, ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ridha dan surga-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat mendekatkan kami kepadanya, dan kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat mendekatkan kami kepadanya

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُوْلُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنِا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَاه مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِيْ دِيْنِنَا وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَخَافُكَ وَلاَ يَرْحَمُنَا

Ya Allah, berikan kepada kami dari rasa takut kami kepada-Mu sesuatu yang akan membentengi kami dari maksiat kepada-Mu, anugerahkan kami dari ketaatan kami kepada-Mu sesuatu yang akan mengantarkan kami ke surga-Mu, dan berikan untuk kami dari keyakinan kami kepada-Mu sesuatu yang akan meringankan kami dalam menghadapi musibah dunia. Berikan kenikmatan pada pendengaran, penglihatan dan semua kekuatan dan potensi kami selama Engkau hidupkan kami, jadikan semua itu sebagai peninggalan kami. Jadikan pembalasan kami hanya kepada orang yang telah menzhalimi kami, tolonglah kami atas orang-orang yang memusuhi kami, jangan Engkau jadikan musibah menimpa kami dalam agama dan iman kami, jangan Engkau jadikan dunia ini sebagai puncak cita-cita dan ilmu kami, dan jangan Engkau kuasakan kami kepada orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ إَلَيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Ya Allah, perbaikilah agama kami yang merupakan penjaga urusan kami, perbaikilah dunia kami yang menjadi tempat hidup kami, dan perbaikilah akhirat kami karena dialah tempat kembali kami. Jadikan kehidupan ini sebagai penambah segala kebaikan bagi kami, dan jadikan kematian sebagai kebebasan kami dari segala keburukan

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرْكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari sulitnya bencana, beratnya penderitaan, buruknya taqdir, dan tepuk tangan musuh.

Yaa Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di bumi ini, sukses disini, dan berikan kepada kami kebaikan di akherat, menikmati syurga-Mu tanpa siksa neraka-Mu. Raabannaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina adzaabannar.

Wassalamu'alaykum warohmatullah...

(Saat Mubarok, Lc)

 

.

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut