https://nuansaislam.com/10 Sebab Turunnya Rahmat Allah swt

Mulyana Sudarma, Lc

Betapa luasnya rahmat Allah swt, kita harus berusaha untuk mendapatkannya, oleh karenanya seorang muslim perlu mengetahui faktor penyebab, Allah swt memberikan rahmat kepada makhluk-Nya, yaitu:

Pertama, Berbuat Ihsan dalam beribadah kepada Allah swt dengan menyempurnakan ibadah kepada-Nya dan merasa dimonitor (diawasi) oleh Allah swt, bahwasanya kamu beribadah kepada Allah swt, seolah-olah kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu, dan berbuat baik kepada manusia semaksimal mungkin, baik dengan ucapan, perbuatan, harta, dan kedudukan. Allah swt berfirman,

 

 إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ

"Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS. al-A'raf[7]: 56)

Kedua, bertakwa kepada-Nya dan mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, Allah swt berfirman,

 

 وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

"Dan rahmatKu meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmatKu untuk orang-orang yang bertakwa," (QS. al-A'raf[7]: 156)

Ketiga, Kasih sayang kepada makhluk-makhluk-Nya baik manusia maupun binatang. Rasulullah saw bersabda,

 

 "الراحِمونَ يرحمهم الرحمنُ ارْحموا مَنْ في الأرض يرحمكم من في السماء"، مفسَّر بالرواية الأخرى لهذا الحديث " ارحموا أهل الأرض يرحمْكُم أهلُ السّماءِ "

"Orang-orang yang penyayang, maka Allah swt akan menyayangi mereka (memberikan rahmat kepada mereka), sayangilah/ kasilah penduduk bumi, niscaya penduduk langit akan menyayangi kalian." (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi) Keempat, Beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah swt. Allah swt berfirman,

 

 إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَالَّذِينَ هَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. al-Baqarah[2]: 218).

Kelima, Mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mentaati Rasulullah saw, sebagaimana Allah swt berfirman,

 

 وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ta'atlah kepada Rasul, supaya kamu diberi rahmat." (QS. an-Nur[24]: 56).

Keenam, Berdo'a kepada Allah swt untuk mendapatkannya dengan bertawasul dengan nama-nama-Nya yang Maha Pengasih (ar-Rahman) lagi Maha Penyayang (ar-Rahim) atau yang lainnya dari nama-nama-Nya yang Agung/ Indah, seperti kamu mengatakan, "Ya Rahman Wahai Yang Maha Penyayang), sayangilah aku (rahmatilah aku), ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang luas yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuni dosaku dan menyayangiku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Allah swt berfirman,

 

 فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

"Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (QS. al-Kahfi[18]: 10).

Dan Allah swt juga berfirman,

 

 وَلِلَّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُواْ الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

"Hanya milik Allah swt asma`u al-Husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asma`u al-Husna itu." (QS. al-A'raf[7]: 180).

Ketujuh, Mengikuti al-Qur`an al-Karim dan mengamalkannya. Allah swt berfirman,

 وَهَذَا كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan Al-Qur`an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat." (QS. al-An'am[6]: 155).

Kedelapan, Menaati Allah swt dan Rasul-Nya saw sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Allah swt berfirman,

 وَأَطِيعُواْ اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat." (QS. Ali 'Imran[3]: 132).

Kesembilan, Mendengarkan dan memperhatikan dengan tenang ketika dibacakan al-Qur`an al-Karim. Allah swt berfirman,

 

 وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Dan apabila dibacakan Al-Qur`an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." (QS. al-A'raf[7]: 204).

Kesepuluh, Istighfar, memohon ampunan dari Allah swt. Allah swt berfirman,

 

 لَوْلا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

"Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agarkamu mendapat rahmat." (QS. an-Naml[27]: 46).

Referensi:

  1. Ibnu Hajar, Fathul Bari
  2. Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim

Comments

Leave A Comment

Harap Login Terlebih Dahulu Sebelum Comment

SigIn/SigOut