Spanyol Juga Melarang Jilbab

0
19 views

Pemerintah Spanyol berencana melarang penggunaan burqa di tempat-tempat umum di bawah hukum baru yang diusulkan tentang kebebasan beragama. Demikian dikatakan oleh Menteri Keadilan Spanyol. 

“Kami percaya bahwa ada hal-hal seperti burqa yang sulit berdamai dengan martabat manusia dan terutama menimbulkan masalah identifikasi di tempat umum,” kata Francisco Caamano kepada wartawan. 

Burqa itu sendiri adalah pakaian perempuan Muslimah yang membungkus seluruh tubuhnya, termasuk wajah.

 

Undang-undang baru tersebut “harus mencakup tindakan pada simbol-simbol yang menghambat identifikasi di tempat umum”demi alasan “keamanan”, kata Caamano. 

Pemerintah Sosialis di tahun 2008 mengumumkan tengah menyiapkan hukum “kebebasan agama” yang akan menjamin penghormatan terhadap pluralisme agama, di negara yang mayoritas penduduknya adalahKatolik Roma itu. 

Undang-undang ini juga akan melarangpemajangan salib di sekolah-sekolah, sebagaimana disebutkan oleh  surat kabar El Pais

Kabar ini datang sehari setelah Walikota Barcelona, Jordi Hereu, mengumumkan bahwa Barcelona akan menjadi kota besar pertama di Spanyol yang melarang penggunaan fullcadar di gedung-gedung publik. 

Dua kota lain di wilayah timur laut Catalonia,islamonline.com Lerida dan El Venrell, baru-baru inimemberlakukan larangan penggunaan penutup wajah di gedung-gedung publik. 

Dua lagi, Tarragona dan Gerona, sedang mempertimbangkan langkah-langkah serupa,sebagaimana kota Coin di wilayah selatan Andalusia. 

Imigrasi penduduk dari negara-negara Muslim telah meningkat di Spanyol sejak tahun 1990, dengan Catalonia khususnya menjadi tujuan tinggal komunitas besar asal Pakistan. 

Sekarang terdapat sekitar satu juta penduduk Muslim dari 47 juta penduduk Spanyol. 

Baru-baru ini, anggota parlemen di Belgia menyetujui rancangan undang-undang untuk melarang pemakaian kerudung Muslimah yang menutupi seluruh wajah di tempat umum, termasuk di jalan-jalan – yang kemudian menciptakan kontroversi pertama bagi Eropa, meskipun masih bergantung pada pemungutan suara di senat. 

Perdebatan ini mencuat juga di Perancis, di mana kabinet telah menyetujui rancangan undang-undang untuk melarang kerudung Muslimah yang menutup seluruh wajah di ruang publik, dan akan diputuskan di parleman di bulan Juli nanti.[]

Sumber: islamonline.com

BAGI
Artikel SebelumnyaKiblat
Artikel BerikutnyaPengaruh Pertumbuhan Islam di Eropa