Sirih Merah yang Membugarkan

0
41 views

Sirih merah adalah tumbuhan merambat yang ditanam orang karena khasiat pengobatan dan juga keindahan daunnya. Tumbuhan ini masih berkerabat dekat dengan sirih maupun lada . Nama ilmiah tumbuhan asal Sulawesi ini adalah Piper ornatum, demikian Wikipedia memberi penjelasan pada tanaman menawan yang kaya khasiat ini.

Pada awal keterarannya, tanaman merambat yang terlihat cantik dengan paduan warna kemerahan yang dihiasi guratan warna perak ini, banyak terpajang di stan-stan pameran tanaman hias dan tanaman obat. Di awal kemunculannya harganya dihitung perdaun, semakin banyak daun semakin mahal. Dengan pot bunga yang menawan, tanaman ini akan tampak sangat menghias apalagi sebelum ia menjadi sangat lebat. Warnanya begitu menawan dan di saat yang sama kharismanya sangat menunjukkan bahwa dia menyimpan banyak kandungan obat didalamnya.

Sebagai tanaman obat, manfaat sirih tak diragukan lagi. Jika selama ini orang lebih mengenal sirih berdaun hijau dengan kandungan antiseptiknya, kini ada jenis sirih merah yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang lebih beragam. Tanaman sirih merah, naik daun karena dipercaya memiliki manfaat obat yang jauh lebih beragam. Bentuk dan tampilannya pun jauh lebih menarik daripada sirih biasa.

Sirih merah (Piper ornatum) termasuk dalam famili Piperaceae, tumbuh merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya serta penampakan daun yang berwarna merah keperakan dan mengkilap. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fito-kimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid . Secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes militus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, kanker, hipertensi, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Hasil uji praklinis pada tikus dengan pemberian ekstrak hingga dosis 20 g/kg berat badan, aman dikonsumsi dan tidak bersifat toksik. Meskipun begitu untuk mendapatkan hasil optimal, maka sebaiknya sirih merah dikombinasikan dengan herba lainnya. Sirih merah ini digunakan juga untuk mengurangi keputihan dan menjaga organ kewanitaan karena salah satu khasiat dari sirih merah adalah sebagai antiseptic.

Berikut beberapa contoh ramuan daun sirih merah untuk membugarkan beberapa organ dari gangguan yang ada:

1. Membugarkan Jantung
Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

2. Diabetes
Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.

3. Membugarkan organ mulut
Daun sirih segar sebanyak 5 lembar, dicuci dan direbus dengan dua gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Dinginkan, dan pakai untuk obat kumur tiga kali sehari.
Catatan: Ramuan ini sangat baik untuk mengobati gusi berdarah, sariawan, gigi berlubang, bau mulut, dan radang tenggorokan.

4. Batuk atau penambah nafsu makan
Siapkan daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10 lembar, cuci yang bersih. Daun sirih merah ditambah gula putih 100 gram direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan ini bisa diminum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.

5. Membugarkan organ kewanitaan
Daun sirih merah tua sebanyak 7-10 lembar dicuci bersih, kemudian diiris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml sampai mendidih. Setelah dingin, dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan dua kali sehari.

6. Radang mata
Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.

Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.  Catatan: Sebelum digunakan, sebaiknya air rebusan diendapkan dulu. Gunakan air rebusan yang bening agar tidak terjadi iritasi pada mata.

Bagi siapapun yang ingin mengoleksi tanaman ini, perlu diperhatikan bahwa tanaman sirih merah menyukai tempat teduh, berhawa sejuk, dan bersinar matahari 60-75 persen. Tanaman sirih merah tumbuh subur dan bagus didaerah penggunungan. Bila tumbuh di daerah panas, sinar matahari langsung, batang akan cepat mengering. Selain itu, warna merah daunnya akan memudar. Padahal kemungkinan khasiatnya terletak pada senyawa kimia yang terkandung dalam warna merah daunnya. (Dari berbagai sumber.)

BAGI
Artikel SebelumnyaDo’a Pada Hari Arafah
Artikel BerikutnyaMenolak Obama?