Shalat yang Membugarkan Jiwa, Menenangkan dan Mencerahkan (2/2)

0
43 views

Oleh Saat Mobarok, Lc.

Hadirin yang dirahmati Allah

Adapun syarat berikutnya agar sholat kita membugarkan, menenangkan dan mencerahkan;

Keenam; Barengi dengan Kesabaran

Banyak orang yang sholat namun mereka tidak menyertakan sabar didalamnya; tidak sabar menunda pekerjaan yang lain, tidak sabar ketika ruku’, ketika bersujud, ketika membaca surah, tidak sabar ketika imam sedikit memanjangkan bacaannya, bahkan begitu selesai salam langsung angkat kaki dan langsung pergi, tidak sabar untuk sejenak duduk berdzikir seperti yang diajarkan Rasulullah saw, bahkan juga tidak bersabar untuk belajar memahami makna dan pesan dibalik bacaan yang dia lantunkan. Maka bagaimana seseorang bisa menjadikan sholatnya sebagai sarana untuk meraih solusi dari banyak masalah yang dihadapainya termasuk masalah ketidak tenangan jiwanya, jika tidak menyertakan kesabaran didalamnya. Maka renungkanlah firman Allah ini;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu”.( Al-Baqarah : 153 )

Bahkan Allah swt mendahulukan kata sabar dari pada kata sholat. Maka bersabarlah untuk melakukan setiap syarat dan rukunnya, sabarlah untuk berupaya melakukannya diawal waktu, Sabarlah untuk memngkajinya pesan-peannya dengan baik.

Hadirin yang dirahmati Allah…

Ketujuh; Jadikanlah Sholat sebagai Cahaya

Dalam salah satu sabdanya Rasulullah saw menyatakan bahwa ”As-Sholaatu Nuur” sholat itu adalah cahaya. Maka cahaya adalah sesuatu yang akan memberikan penerangan bagi seseorang dalam melewati perjalanan hidupnya, ia mampu membedakan mana jalur indah yang baik untuk dirinya dan mana kubangan yang akan mencelakakan dirinya. Sholat ini akan benar-benar menjadi cahaya bagi pelakunya jika ia juga berupaya mendirikannya dengan baik, menegakkan nilai dan pesannya di luar shalat. Maka diluar sholatlah akan terukur kualiatas sholat seseorang. Maka sholat benar-benar akan menjadi cahaya penerang hidup jika pelakunya menjauhkan dan menjaga dirinya dari melakukan keburukan

وَأَقِمْ الصَّلاة إِنَّ الصَّلاة تَنْهَى عَنْ الْفَحْشَاء وَالْمُنْكَر

“dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan – perbuatan) keji dan munkar”. (Al-‘Ankabut:45)

Kedelapan; Mintalah untuk dimudahkan dalam mendirikannya.

Dari salah satu do’a yang diajarkan oleh Al-quran, adalah apa yang dipintakan oleh Nabiyullah Ibrahim as dimana Rasulullah saw pun diminta mengambil pelajararan dari sang kholilullah-kekasih Allah- ini, demikian senandung doanya kepada Allah swt.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

\”Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Rabb kami, perkenankanlah do’aku”. (QS. Ibrahim : 40)

Ibrahim, sang Kekasih Allah masih memohon kepada-Nya agar dia dan keturunanya mampu menegakkan dan mendirikan sholat.

Kesembilan; Tetaplah Beristiqamah

Beristiqamah, tetap komitment dalam menjaga keimanan dan melakukan nilai-nilai ibadah termasuk didalamnya shalat akan membuat seseorang meraih ketenangan dari Allah swt sebagaimana janji-Nya;

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka istiqamah maka malaikat akan turun kepada mereka ( dengan mengatakan ) : “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”

( QS. Fushilat : 30 )

Demikianlah beberapa langkah yang dapat kita lakukan agar sholat kita yang kelak akan menjadi amalan pertama yang akan dihisab Allah swt, dapat menjadi sesuatu yang membugarkan jiwa, mencerahkan, menenangkan hati, menentramkan ruhani dan menyejukan jiwa baik dalam mengarungi kehidupan dunia atau kelak di kehidupan akherat. Semoga sholat kita tetap menjadi cahaya, semoga Allah swt memudahkan kita untuk benar-benar menjadi hamba-Nya  yang mampu mengejawentahkan nilai sholat dalam kehidupan sehari-hari.Wallahu a’lam bishshowaab…