Sebelum Anda Berbuat Maksiat

0
37 views

Seorang laki-laki datang kepada Ibrahim bin Adham –rahimahullah-, Seraya berkata:

“Ya Aba Ishaq, betapa aku sering melakukan kemaksiatan. Katakan sesuatu kepadaku sebagai nasihat yang bisa membuatku menjadi baik.”

Ibrahim berkata: “Jika kau sudi menerima 5 perkara dan engkau mampu melakukannya, niscaya kemaksiatan tidak akan membuatmu merugi.”

Laki-laki itu menjawab, “Katakanlah wahai Abu Ishaq”!

Ibrahim berkata, “Pertama, jika engkau hendak bermaksiat kepada Allah ta’ala maka jangan memakan rizki-Nya”

“Dari mana aku makan sementara semua yang ada di bumi adalah rizki-Nya?” laki-laki itu menyela.

Ibrahim berkata, “Wahai tuan, apakah pantas engkau memakan rizki-Nya, sementara itu engkau bermaksiat kepada-Nya?”

Laki-laki itu menjawab, “Jelas tidak pantas. Katakan yang kedua” 

 “Jika engkau hendak. bermaksiat kepada-Nya, maka jangan tinggal di bumi-Nya”, jawab Ibrahim bin Adham

Laki-laki kembali berkata, “Yang ini lebih berat. Dimana saya akan tinggal?” 

Ibrahim berkata, “Wahai tuan, pantaskah engkau bermaksiat kepada-Nya, sedang engkau makan rizki-Nya dan tinggal di bumi-Nya?” 

 “Tidak pantas. Katakan yang ketiga”, jawab laki-laki itu.

Ibrahim  berkata, “Jika engkau ingin bermaksiat kepada-Nya, sedang engkau makan rizki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, maka carilah tempat dimana Dia tidak melihatmu. Disitulah kamu bisa melakukannya.”

Laki-laki itu kembali berujar, “Wahai Ibrahim, apa-apaan ini? Mana mungkin, sementara Dia Maha Mengetahui segala perkara yang tersembunyi”

Ibrahim berkata, “Wahai Tuan…, Apakah pantas kamu makan rizki-Nya, tinggal di bumi-Nya, lalu kamu bermaksiat kepada-Nya, padahal Dia melihatmu, mengetahui  apa yang engkau beberkan dan apa yang engkau rahasiakan?”

Laki-laki itu menjawab, “Tidak, tidak pantas”. “Katakan yang keempat”

Ibrahim berkata, “Jika Malaikat maut datang kepadamu untuk mencabut nyawamu, maka bilang kepadanya, “Nanti dulu, aku akan benar-benar bertaubat dan akan beramal kerana Allah”

Laki-laki itu berkata, “Malaikat itu tidak mungkin akan menerima”

Ibrahim berkata, “Wahai Tuan, jika engkau tidak mampu menolak kedatangan malaikat maut supaya engkau bisa bertaubat dan engkau mengetahui bahwa jika dia mendatangimu dia tidak memberimu kesempatan, lantas bagaimana engkau berharap selamat?”

Maka laki-laki itu berkata lagi, “Katakanlah yang kelima?”

Ibrahim berkata, “Jika malaikat Zabaniyah mendatangimu pada hari Kiamat untuk menyeretmu ke Neraka, maka jangan kau turuti dia”

Laki-laki itu berkata, “Mereka tidak akan membiarkanku dan tidak akan menerimaku”

Ibrahim bertanya, “Bagaimana engkau bisa berharap selamat?”

Laki-laki itu berkata, “Cukup..cukup..Ya Ibrahim, aku memohon ampun dan bertaubat kepada Allah.”

Lelaki itu dengan sungguh-sungguh memenuhi janjinya untuk bertaubat dengan benar. Dia rajin beribadah dan menjauhi maksiat sampai dia meninggal dunia.