Sebab Azab Kubur

0
24 views

Oleh Mulyana, Lc.

Kubur merupakan persinggahan pertama dari persinggahan-persinggahan akhirat. Di dalamnya  manusia akan mulai mendapatkan balasan atas amal perbuatannya ketika di dunia. Balasannya bisa berupa kenikmatan yang akan diterima oleh manusia atau sebaliknya berupa azab. Seorang muslim wajib beriman bahwa azab kubur merupakan perkara yang haq, yang memang benar adanya. Hal itu juga dipertegas dengan pertanyaan Aisyah kepada Rasulullah saw,

“Aisyah Ra bertanya tentang azab kubur, Rasulullah saw menjawab: Ya, azab kubur pasti ada.” (HR. Bukhari – Dalam Kitab Al-Janaiz).

Yang menjadi pertanyaannya adalah apa sebab-sebabnya azab kubur itu ditimpakan kepada manusia dalam kubur?

Ada beberapa sebab yang menjadikan manusia akan ditimpa azab kubur diantaranya:

  1. Kekafiran dan kemusyrikan.

Sebagaimana adzab yang menimpa Fir’aun dan bala tentaranya. Allah swt berfirman:

فَوَقَاهُاللَّهُسَيِّئَاتِمَامَكَرُواوَحَاقَبِآلِفِرْعَوْنَسُوءُالْعَذَابِ(٤٥)النَّارُيُعْرَضُونَعَلَيْهَاغُدُوًّاوَعَشِيًّاوَيَوْمَتَقُومُالسَّاعَةُأَدْخِلُواآلَفِرْعَوْنَأَشَدَّالْعَذَابِ)غافر: 45-46).

 “Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): ‘Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras’.”(QS. Ghafir:[40] 45-46).

  1. Kemunafikan

Allah swt berfirman:

وَمِمَّنْحَوْلَكُمْمِنَالأعْرَابِمُنَافِقُونَوَمِنْأَهْلِالْمَدِينَةِمَرَدُواعَلَىالنِّفَاقِلاتَعْلَمُهُمْنَحْنُنَعْلَمُهُمْسَنُعَذِّبُهُمْمَرَّتَيْنِثُمَّيُرَدُّونَإِلَىعَذَابٍعَظِيمٍ

 “Di antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada adzab yang besar.”(QS. At-Taubah:[9] 101).

3.      Kesombongan

Allah swt berfirman:“Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.” (QS. Al An’am[6]: 93).

4.      Pemakan Harta Haram

Rasulullah saw bersabda:“Dan demi dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya sehelai kain kecil dari harta ghanimah yang dia curi pada perang Khaibar yang diluar pembagian ghanimah akan menjadi bara api (di alam kuburnya).”(HR. Bukhari dan Muslim)

5.      Namimah(mengadu domba) dan tidak bersuci sesudah buang air kecil

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya keduanya disiksa dan keduanya tidak disiksa dalam perkara besar. Adapun yang pertama tidak menjaga dari percikan kencing dan yang kedua berjalan di muka bumi dengan namimah.” Kemudian beliau mengambil pelepah kurma basah dan membelah menjadi dua lalu beliau menancapkan pada setiap kuburan satu pelepah kurma.” Mereka berkata “Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan itu?” Beliau bersabda, “Mudah-mudahan diringankan (siksa kubur) dari keduanya, selagi (pelepah kurma itu) belum kering.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Ghibah

Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

 “Tatkala Rabbku memi’rajkanku (menaikkan ke langit), aku melewati beberapa kaum yang memiliki kuku dari tembaga, dalam keadaan mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka dengan kukunya. Maka aku bertanya: ‘Siapakah mereka ini wahai Jibril?’ Dia menjawab: ‘Mereka adalah orang-orang yang memakan daging (suka mengghibah) dan menjatuhkan kehormatan manusia’.”(HR. Ahmad, dishahihkan Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 533.)

7.      Pendusta

Nabi saw bersabda: Pada malam isro mi’raj diperlihatkan kepadaku seorang yang sedang duduk dan seorang lagi sedang berdiri sementara di tangannya memegang tombak dari besi. Tombak besi itu ditusukkan pada pojok mulut hingga tembus ke tengkuk. Kemudian ditusukkan pada pojok mulut sebelahnya seperti itu. Setelah pojok mulut pulih kembali maka disiksa lagi seperti itu.“Aku bertanya kepada jibril yang menemaniku ‘Siapakah dia itu?’ malaikat Jibril berkata, ‘Ya Adapun orang yang ditusuk pojok mulutnya adalah pendusta yang berbicara kedustaan. Lalu diambil suatu kabar darinya hingga tersebar ke seluruh penjuru dunia dan dia disiksa sebagaimana yang kamu lihat hingga Hari Kiamat.( HR. Bukhari).

8.      Orang yang tidak mengamalkan Al-Qur’an

Nabi saw bersabda: Pada malam isro mi’raj diperlihatkan kepadaku orang yang sedang tidur terlentang dan seorang lagi berdiri di atas kepalanya dengan memegang alat pemukul atau batu besar lalu dihantamkan ke arah kepalanya. Ketika dihantam dengan batu maka batu tersebut terpental. Maka orang itu pergi untuk mengambilnya dan tidaklah orang itu kembali melain­kan kepala tersebut rekat dan kembali seperti semula. Orang itu kembali kepadanya dan memukulnya.“Aku bertanya kepada Jibril ‘Siapakah dia itu?’ Jibril berkata, Adapun orang yang dihantam kepalanya dengan batu adalah orang yang diajarkan Allah tentang Al-Qur’an lalu tidur di malam hari dan tidak mengamalkan (Al-Qur’an) di siang hari maka dia disiksa hingga Kiamat. ( HR Bukhari).

9.      Pezina

Nabi saw bersabda: Pada malam isro mi’raj diperlihatkan kepadaku suatu tempat yang berlubang besar seperti dapur roti bagian atas sempit sedangkan bagian bawah lebar. Dari arah bawah ada api yang menyala. Ketika api mendekat, maka mereka terangkat hingga mereka hampir keluar dan ketika api padam mereka kembali ke tempat semula. Dan di dalamnya terdapat kaum laki-laki dan kaum perempuan dalam kondisi telanjang. Maka aku bertanya kepada Jibril ‘Siapakah mereka itu?’ Jibril berkata, Mereka yang kamu lihat berada di lubang besar maka mereka adalah para pezina.( HR Bukhari).

10.  Pemakan Riba

Nabi saw bersabda: Pada malam isro mi’raj aku didatangi oleh dua orang lelaki(malaikat Jibril dan Mikail) lalu keduanya memegang tanganku dan keduanya membawaku ke bumi yang disucikan, Maka kami pergi hingga kami mendatangi sebuah sungai darah, sementara ditengah sungai ada seorang lelaki yang berdiri. Dan di tepi sungai ada seorang lelaki yang di hadapanya ada batu­-batu. Ketika orang yang di tengah sungai berenang ketepi dan hendak keluar darinya maka orang tersebut melemparkan batu tepat pada mulutnya. Orang tersebut kembali ke tempat semula. Dan setiap orang tersebut ingin ke tepi dan hendak keluar maka dilempar dengan batu hingga kembali ke tempat semula. Aku bertanya, ‘Siapakah dia itu?’ Keduanya berkata: Dan orang yang kamu lihat berada di tengah sungai adalah pemakan riba.(HR. Bukhari).

11. Niyahah (meratapi jenazah)

Dari Ibnu Umar ra, dari Nabi saw, bersabda: “Sesungguhnya mayit itu akan diadzab karena ratapan keluarganya.” (Muttafaqun ‘alaih), Dalam riwayat lain dalam Shahih Muslim: “Mayit itu akan diadzab di kuburnya dengan sebab ratapan atasnya.”

12. Melalaikan Shalat

Orang yang melalaikan shalat akan disempitkan kuburannya, sebagaimana sabda Rasulullah saw:

“Gelarkanlah untuknya alas tidur dari api neraka, dan bukakanlah untuknya sebuah pintu ke neraka. Maka panas dan uap panasnya mengenainya. Lalu disempitkan kuburnya sampai tulang-tulang rusuknya berhimpitan….”(HR. Ahmad, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim).

13. Tidak membayar zakat

Allah swt berfirman: \”Dan jangan sekali-kali orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (dilehernya) pada hari kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah maha teliti atas apa yang kamu kerjakan.\” (Q.S Ali Imran [ 3 ]:180)

Penutup

Demikianlah beberapa sebab terjadinya azab kubur yang telah disampaikan oleh Allah swt dalam berbagai firmannya dan juga Rasulullah saw dalam berbagai haditsnya, semoga kita bisa menjauhkan diri kita dari amalan diatas agar terhindar dari azab kubur.