Ribuan Nyawa Melayang Sepanjang Konflik Israel-Palestina

0
41 views

Liputan6.com, Jerusalem: Banyak nyawa melayang sepanjang berlangsungnya konflik Israel-Palestina selama dua dasawarsa. Jumlahnya hampir 8.900 orang, sebagian besar adalah warga Palestina. Demikian pernyataan yang dikeluarkan kelompok hak asasi manusia, Israel B`Tselem pada Ahad (22/11).

Seperti dilansir ANTARA, pasukan Israel membunuh 7.398 warga Palestina, termasuk 1.537 anak-anak, baik di Israel dan wilayah-wilayah yang diduduki selama periode itu. B`Tselem juga menyebut Palestina membunuh 1.483 warga Israel, termasuk 139 anak-anak.

Di antara para korban Israel, 488 orang adalah personel kepolisian atau militer. Sisanya sebanyak 995 orang adalah warga sipil yang tewas dalam serangan-serangan di Israel atau di wilayah-wilayah yang didudukinya.

Tahun ini, yang ditandai dengan serangan militer Israel di Jalur Gaza, adalah yang paling banyak jatuh korban jiwa dalam dua dasawarsa terakhir bagi warga Palestina. Sejumlah 1.033 warga Palestina termasuk 315 anak-anak tewas. Sebagian besar mereka selama perang Gaza. Sedangkan 1.387 warga Palestina tewas dalam serangan Israel.

Sebanyak 13 warga Israel tewas, termasuk empat tentara akibat salah tembak rekan mereka, dalam perang yang berlangsung selama tiga minggu yang dilancarkan 27 Desember 2008. Bagi Israel, tahun 2002 pada puncak intifada Palestina kedua adalah tahun yang paling banyak menelan korban jiwa. Tercatat, 420 orang termasuk 269 warga sipil, 47 orang di antaranya adalah anak-anak.

Pernyataan itu, yang dikeluarkan pada ulang tahun ke-20 B`Tselem, juga menunjukkan 335 warga Palestina kini ditahan tanpa diadili atas perintah militer Israel. Pada 1989, jumlah mereka mencapai 1.794 orang. Pernyataan itu juga mengatakan pihak berwenang Israel merobohkan 4.300 rumah warga Palestina dalam 20 tahun belakangan ini.

Israel membela tindakannya untuk merobohkan rumah-rumah itu karena tidak memiliki izin. Tapi, Palestina dan kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan dokumen-dokumen itu tidak mungkin bisa diperoleh.

Selain itu, B`Tselem memperkirakan 6.240 rumah hancur dalam operasi militer di Gaza, termasuk 3.540 dalam serangan Desember-Januari. Menurut Israel, serangan bertujuan menghentikan serangan-serangan roket dari Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.(AIS/ANS)

Sumber: http://id.news.yahoo.com/lptn/20091122/twl-ribuan-nyawa-melayang-sepanjang-konf-eabb956.html