Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an dalam Buku & CD Tafsir Al-Mishbah

0
41 views

infobuku/nuansaisla.comTafsir al-Mishbah adalah tafsir al-Qur’an yang merupakan karya  ilmuwan besar asal Indonesia Muhammad Quraish Shihab. Di Indonesia, dalam lima dekade terakhir, setidaknya baru ada dua tafsir penting yang ditulis oleh anak bangsa ini, yaitu Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka dan al-Mishbah karya Quraish Shihab.

Al-Mishbah sendiri berarti “lampu, pelita, atau lentera”. Penulis dalam tafsirnya ini mencoba mencitrakan Al-Qur’an sebagai pelita bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Al-Mishbah hadir di tengah keinginan masyarakat untuk memperdalam pemahaman dan penghayatan tentang Islam. Al-Mishbah juga diharapkan agar dapat membumikan Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat Indonesia, sehingga Al-Qur’an tidak hanya dinikmati dan dikagumi dari pesona bacaannya ketika dilantunkan, tetapi juga dari “hidangan” lain yang penuh makna serta mampu membawa manusia meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tafsir al-Mishbah membahas secara tahlili  (penafsiran Al-Qur’an ayat per ayat berdasarkan urutan al-Qur’an) sebanyak 30 Juz al-Qur’an. Dalam pembahasannya, beliau juga tak lupa menguraikan munasabat al-Qur’an atau keserasian hubungan bagian-bagian al-Qur’an. Keserasian tersebut paling tidak dikemukakan dalam enam hal, yaitu:

          Keserasian kata demi kata dalam satu surah

          Keserasian kandungan ayat dengan fashilat yakni penutup ayat

          Keserasian hubungan ayat dengan ayat berikutnya

          Keserasian uraian awal (mukadimah) satu surah dengan penutupnya

          Keserasian penutup surah dengan mukadimah surah sesudahnya

          Keserasian tema surah dengan nama surah

Tafsir al-Mishbah yang selama ini bisa kita saksikan program televisinya pada saat sahur Ramadhan di saluran Metro TV,  mendapat sambutan dan perhatian khusus dari khalayak pecinta kajian Islam semacam ini. Kemampuan Quraish Shihab dalam menjelaskan kandungan al-Qur’an banyak mengena di hati masyarakat. Masih sangat jarang memang kita temui ulama yang mampu menguraikan sisi keilmuwan dalam sebuah kajian tafsir dengan bahasa yang mudah dicerna oleh segenap kalangan, mulai dari akademisi hingga masyarakat luas.

Tafsir al-Mishbah dalam format buku terbit pertama kali pada tahun 2000 dan mendapat sambutan yang baik dari kaum muslimin  Indonesia umumnya dan peminat tafsir al-Qur’an khususnya. Diterbitkan oleh Lentera Hati, buku ini menghimpun sekitar 10.000 halaman yang terdiri dari 15 volume. Sedangkan dalam format VCD atau DVD, baru diproduksi CD al-Mishbah untuk tafsir 2 juz al-Qur’an, yaitu Juz Amma dan Juz Tabarak.

Untuk mendapatkan Tafsir Al-Mishbah dalam format buku, kita bisa membelinya di toko buku yang banyak tersebar di Jakarta maupun daerah lain di Indonesia. Namun dalam bentuk CD, penjualannya baru terbatas di beberapa tempat, salah satunya di Yayasan Paguyuban Ikhlas Jakarta atau lewat situs nuansaislam.com ini.