Kebugaran Jiwa-4

0
9 views

Sebagai seorang khalifah, Umar bin Khathab ra. biasa keluar untuk melihat kondisi rakyatnya. Satu kali dalam perjalanan tersebut beliau berhenti di dekat sebuah rumah, ketika itulah terdengar percakapan dari dalam rumah tersebut,

“Cepatlah Nak, segera kau campur susu itu dengan air, dan besok pagi pergilah ke pasar untuk menjualnya”. Demikianlah terdengar suara seorang perempuan meminta kepada anaknya. 

“Tidak Ibu.. Bukankah khalifah Umar telah melarang kita melakukan penipuan, mencampur susu dengan air”, jawab anaknya, tegas. 

Akh… Lakukan saja, kan Umar tidak ada disini, dia pasti tidak mengetahuinya“. sahut wanita tersebut. 

“Namun Bu…. Lanjut anaknya,

“Kalaulah Umar tidak mengetahuinya, pastilah Tuhannya Umar mengetahuinya”. demikian jawabannya. 

Mendengar kalimat tersebut, Umar bin Khathab tak kuasa menahan air matanya.. 

Kisah berikutnya,Khalifah Umar bin Khaththab menikahkan anaknya yang bernama Ashim, dengan gadis anak penjual susu tersebut. Dari pernikahan mereka lahirlah seorang anak perempuan yang kemudian menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan, dari pernikahan ini lahirlah sosok pemimpin manumental, Umar bin Abdul Aziz yang disebut sebagai Al-Khulafa Ar-Rasyidun ke-5.

BAGI
Artikel SebelumnyaRebonding dan Privatisasi
Artikel BerikutnyaKebugaran Jiwa-5