Jibril Pun Mengajarkan ‘Kebugaran’

0
37 views

Pada suatu hari, disaat kami sedang duduk bersama Rasulullah saw, tiba-tiba muncul seseorang yang bajunya sangat putih, rambutnya sangat hitam, tidak terlihat pada dirinya bekas-bekas malakukan perjalanan jauh, dan tak seorang pun diantara kami yang mengenalnya.Demikianlah Umar bin Khathab menuturkan satu peristiwa yang dialaminya bersama beberapa sahabat Rasulullah saw yang lain.

Kemudian terjadilah dialog antara orang asing tersebut dengan Rasulullah saw, dalam dialog itu dia menanyakan beberapa hal; tentang islam, iman, ihsan, tentang  kapan terjadinya kiamat serta tanda-tandanya. Setelah berlalu beberapa saat, Rasulullah saw bertanya kapada Umar ra., “Tahukah kamu, Siapakah orang yang datang tadi ? “Allah wa rasuuluhu A`lam”, jawab Umar ra. “Dia adalah Jibril, yang datang untuk mengajarkan kepada kalian perihal agama kalian”. jawab Rasulullah saw.

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, diposisikan oleh Imam Nawawi dalam urutan kedua dari kitab Hadits “Al-Arba`iin An-Nawawiyyah” setelah hadits tentang niat dan hijrah.

 

Jibril hadir dengan penuh kebugaran

Yang tergambar dibenak kita ketika menyimak apa yang disampaikan oleh Umar bin Khatab ra . adalah bahwa pribadi tersebut sangat segar dan bugar. Bagaimana tidak? Bajunya yang demikian putih menggambarkan kebersihan, rambutnya yang demikian hitam menggambarkan sosok yang tampil dengan sangat rapi dan perlente, tentunya juga menggambarkan kesegaran tersendiri ditengah padang pasir makkah.

Sosok yang belum dikenal oleh siapapun dari yang hadir waktu itu mengambarkan bahwa ia datang dari tempat yang jauh, namun sama sekali tak terlihat pada dirinya bekas melakukan perjalanan jauh, dimana biasanya ketika seseorang baru sampai dari perjalanan jauh tampak lesu, raut muka yang kacau, baju yang kotor dan mungkin rambut yang awut-awutan karena dihari itu belum ada alat trasportasi secanggih hari ini. Maka yang terbayang oleh kita adalah sosok laki-laki yang segar bugar, berbaju bersih dan rapi, dengan kesegaran yang memancar di wajahnya.

 

Bugarkan dirimu wahai pembelajar sejati

Jibril bertanya dan Rasulullah saw menjawab, adalah gambaran proses belajar mengajar. Sebagaimana disampaikan Rasulullah saw, bahwa dia datang untuk mengajarkan agama. Selain dari nilai yang terkandung dari pertanyaan dan jawaban dalam dialog tersebut, ada pelajaran lain yang bisa kita gali dari gambaran yang disampaikan Umar ra. tak lain adalah bahwa siapapun yang ingin memasuki proses belajar mengajar maka hendaklah ia mempersiapkan dirinya dengan baik, diantaranya dengan membuat diri menjadi lebih bugar, lebih segar, baik kebugaran fisik maupun psikis. Karena keduannya sangat mendukung proses belajar mengajar sehingga apa yang akan dipelajari dapat lebih mudah dicerna, suasana belajar mengajar lebih menyenangkan karena semua sisi penuh dengan aura semangat.

Demikianlah sekelumit pelajaran yang dapat kita ambil dari style yang diperlihatkan jibril kepada para sahabat Rasulullah saw. Bagi kawan-kawan yang menemukan pelajaran lain, silahkan berbagi kepada pembaca yang lain agar nilai yang kita dapatkan lebih mencerahkan saudara-saudara kita.

 

 SM, 170609