Saya adalah gadis remaja berusia 23 tahun. Sebagai wanita normal saya selalu membayangkan kehidupan suami isteri yang penuh dengan kebahagiaan, bahkan saya mengkhayalkan hubungan suami isteri, saya merasa amat berdosa membayangkan hal ini, apalagi khayalan saya itu sampai terbawa mimpi dan ketika terbangun saya berharap mimpiku itu tidak terulang lagi, tapi nyatanya mimpi itu datang lagi sehingga saat saya bangun terasa ada cairan putih di vagina saya, hal ini sering saya alami yang mengakibatkan ibadah shalat saya kurang khusyu.
Dengan mimpi itu saya merasa menjadi orang yang tidak suci. Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah mimpi itu terjadi karena khayalan saya menjelang tidur?
2. Apakah khayalan seperti itu berdosa?
3. Bagaimana caranya agar tidak mimpi buruk seperti itu?
4. Apakah mimpi yang bahkan terjadi dua kali dalam semalam itu merupakan ujian/cobaan?
5. Apakah cairan putih itu air mani dan kita harus mandi sebagaimana setelah suami isteri berhubungan?
6. Apakah benar mimpi itu pertanda kita sudah dewasa?
Demikian pertanyaan ini saya ajukan, atas jawaban pengasuh saya ucapkan terima kasih.
Jodoh merupakan ketentuan yang hanya Allah swt mengetahuinya, namun manusia harus berikhtiar untuk mendapatkan jodohnya, dalam rangka ikhtiar itu boleh atau tidak men...