Doa untuk Malin Kundang

0
42 views

Kita bisa saja mengatakan bahwa kisah Malin Kundang hanya dongeng belaka. Sebuah kisah yang biasanya diakhiri hikmah bagaimana akibat anak yang durhaka terhadap orang tuanya. Padahal ada sisi lain yang tak kalah penting untuk kita ambil pelajaran dari dongeng ini; dahsyatnya kutukan atau doa buruk sang ibu terhadap anaknya. Jika memang kita benar-benar sayang kepada anak, berhati-hatilah dalam berdoa. Doakanlah yang baik-baik untuknya, jika kita mendambakan kebaikan dari sang anak.

Kekuatan do’a dari orang tua sangatlah berpengaruh terhadap anak. Rasulullah SAW bersabda:

“Ada tiga doa yang pasti akan dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizhalimi, doa orang yang berpergian, dan doa orang tua terhadap anaknya.”(HR. Bukhari)

Untuk itu, Rasulullah juga mengingatkan kepada orang tua untuk senantiasa berhati-hati dalam berdoa:

“ Janganlah kalian mendoakan keburukan atas diri kalian, janganlah kalian mendoakan keburukan  terhadap anak-anak kalian, janganlah kalian mendoakan keburukan  terhadap pelayan kalian, janganlah kalian mendoakan kemusnahan terhadap harta benda kalian. Agar jangan sampai kalian menjumpai suatu saat  dari Allah yang di dalamnya semua permintaan diberi, kemudian doa kalian dikabulkan.” (HR. Muslim dan Abu Dawud)

Ada seorang ayah yang marah kepada anaknya sehingga keluarlah ucapan melaknat untuk anaknya. Anak itu tiba-tiba lumpuh sehingga ia menjadi beban orang tuanya dalam kesehariannya. Demikian salah satu kisah nyata yang diceritakan Dr. Nashir Al-Umar dalam bukunya Keluarga Modern Tapi Sakinah.

Bagaimanapun kondisi kita, baik dalam kondisi tenang maupun marah, kita dituntut untuk terus berusaha menjaga ucapan kita. Terlebih jika kita diberi ujian berupa kenakalan dan kedurhakaan anak. Doakanlah yang terbaik untuknya dengan penuh kesabaran. Mudah-mudahan kekuatan doa mampu mengubah perilaku sang anak dalam episode perjalanan kehidupannya. Ini lebih bernilai dibanding kita mengucapkan bahkan mendoakan yang buruk baginya. Manfaat apa yang kita dapat dari memberikan keburukan bagi anak kita.

Siapa tahu dengan doa yang baik, kesabaran yang tak berbatas, sang “Malin Kundang” pun bisa menyadari kesalahannya. Doa orang tua memang dahsyat. Bukankah kita juga mengharap do’a darinya kelak ketika kita sudah tiada. Karena, doa anak shalehlah yang dapat menolong kita kelak.