Do’a Memohon Kebugaran

0
104 views

Suatu ketika Abdurrahman bin Abi Bakrah berkata kepada ayahandanya, “Duhai ayahanda, setiap pagi kudengar Engkau memanjatkan sebuah doa ” Allahumma `aafinii fii badani, Allahumma `aafini fi sam`ii, Allahuma `aafini fii basharii laa ilaaha illa anta”… Engkau mengulangnya sebanyak tiga kali, di pagi dan sore hari…? Maka ayahandanya menjawab: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw melantunkan doa tersebut, Dan aku senang mengikuti sunnahnya. (HR. Abu Dawud) Demikianlah doa ini; 

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ 

“Ya Allah… Sehat -dan bugarkan- lah tubuhku, Ya Allah…Sehat -dan bugarkan- lah pendengaranku, Ya Allah… Sehat-dan bugarkan-lah penglihatanku, Tiada Tuhan yang benar untuk disembah kecuali Engkau”. 

Ternyata Rasulullah saw. juga gemar memohon kepada Allah saw untuk dianugrahi kebugaran dan hal ini juga menjadi kebiasaan para sahabat. Doa ini biasa dibaca 3x tiap pagi dan petang. Teks doa ini mengajak sekaligus mengajarkan kepada kita tentang apa yang seharusnya menjadi bagian yang kita pinta dari Allah swt, kebugaran fisik…yach..kebugaran fisik, penglihatan dan pendengaran memang menjadi sesuatu yang sangat penting bagi siapapun. Segala hal akan lebih menyenangkan jika dibarengi dengan kebugaran fisik, makan menjadi lebih nikmat, istirahat lebih nyaman bahkan ibadahpun akan menjadi lebih ringan.

Sebuah fenomena

Sering kita mendengar keluhan orang lain, atau barangkali kita juga mengalaminya, baru beberapa menit membaca al-qur’an mata sudah pedih, kadang juga tiba-tiba merasa ngantuk. Belum lama duduk mendengarkan siraman rohani namun rasanya sudah capek duduk… demikian hal ini sering terhjadi, namun berlama-lama duduk didepan layar kaca menyaksikan sinetron atau film dengan terus membaca teks terjemahan dari dialog yang sedang berlangsung. Bahkan kadang sampai dua jam tidak beranjak dari tempat duduk namun mata tetap bugar tetap bisa duduk dengan nyaman. Ada apa dengan semua ini…? Bukankah yang dipakai untuk melihat film berikut teks terjemahannya adalah juga mata yang digunakan untuk melihat teks Al-Qur’an yang baca? Bukankah seharusnya mata ini juga bisa berlama-lama menikmati Al-Qur’an? Kenapa? 

Mintalah bugar plus

Sehat dan bugar yang kita harapkan bukan seperti keluahan diatas, namun kita berharap kebugaran fisik yang bisa digunakan dengan baik pada kegiatan sehari-hari juga bisa dipakai untuk urusan ibadah kepada Allah swt. Kita bisa duduk lama membaca koran namun kita juga mampu berlama-lama duduk untuk berdzikir kepada Allah swt, kita bisa berdiri lama bahkan jogging berkilo-kilo meter namun kita juga kuat berdiri lama mengikuti sholat jama’ah dengan bacaan surah yang panjang. Demikianlah kebugaran yang kita harapkan adalah kebugaran yang plus.

Berdoa berarti berusaha untuk meraih yang kita pinta

Ketika kita meminta pandai maka kita mesti berusaha belajar untuk menjadi pandai, meminta rizki berupa harta kita juga dituntut untuk bekerja. Maka kalau kita meminta bugar maka sudah semestinya berlatih dan berusaha menjaga kesehatan dan kebugaran. Dan jangan lupakan doa ini untuk kita lantunkan di waktu pagi dan petang.

Allahumma `aafinii fii badanii…

Allahumma `aafinii fii sam`ii….

Allahuma `aafinii fii basharii…

Laa ilaaha illaa anta…

BAGI
Artikel SebelumnyaManhaj Dakwah Islam
Artikel BerikutnyaKaramah