Dialog Orang Tua Dengan Anak

0
49 views

Setiap orang saling membutuhkan berlangsungnya komunikasi yang baik, apalagi dengan anggota keluarga seperti antara orang tua dengan anak atau sebaliknya. Karena itu, suasana yang dialogis harus tercipta di setiap rumah sehingga perkembangan pemikiran anggota keluarga bisa dipahami dan hubungan yang saling terbuka bisa terjalin sehingga kedewasaan dan kematangan dalam pengambilan keputusan bisa diwujudkan.

qurratulaini.files.wordpress.comSuatu ketika, Nabi Ibrahim as menerima wahyu melalui mimpi, ia yakin betul bahwa mimpi tentang menyembelih anaknya Ismail merupakan perintah dari Allah swt yang harus segera dilaksanakan dan Ismail-pun harus siap menjalankannya. Namun, Nabi yang mulia ini tidak gegabah dalam melaksanakan perintah Allah swt, hal ini karena perintah ini memang sesuatu yang berat untuk dilaksanakan, memerlukan kesiapan mental kedua belah pihak.

Nabi Ibrahim as memanggil anaknya dan ia berkata: “Wahai anakku, aku lihat dalam tidurku bahwa aku menyembelih kamu, apa pendapatmu tentang mimpi itu?”.

Tanpa diduga, Ismail memberikan jawaban yang mengagumkan: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang Allah swt perintahkan kepadamu, insya Allah swt engkau akan mendapati aku termasuk anak yang sabar”.

Jawaban Ismail ini terasa menakjubkan karena ayahnya hanya menceritakan mimpi dan sama sekali tidak menyebut adanya perintah Allah swt, namun Ismail yang memiliki kebersihan hati mampu menangkap isyarat dari Allah swt sebagaimana ayahnya yang meyakini suatu perintah hanya melalui mimpi.

 

Dari kisah di atas, pelajaran yang harus kita ambil adalah:

1.      Melalui dialog yang baik, ketajaman hati anggota keluarga akan terasah sehingga kebaikan yang harus dilaksanakan tidak selalu disampaikan dalam bentuk instruksi dari orang tua kepada anaknya.

2.      Ketika suasana dialogis dikembangkan dalam keluarga, diharapkan masing-masing anggota keluarga memiliki rasa tanggungjawab yang lebih besar terhadap persoalan yang diputuskan. 

 

BAGI
Artikel SebelumnyaNi’mah (Nikmat)
Artikel BerikutnyaIstidrâj