Belajar dari Kisah

0
35 views

Belajar dari KisahKisah dari sebuah episode kehidupan akan selalu menghadirkan makna dan hikmah tersendiri bagi siapa saja yang mau memetiknya, seperti halnya kutipan kisah berikut ini.

Suatu ketika, Rasulullah saw menyampaikan pernyataan yang agak mengejutkan para sahabat di Madinah, baik laki-laki maupun wanita. Pernyataan yang mengejutkan itu adalah diantara wanita yang akan menjadi penghuni surga adalah isterinya Al Hathab.

Mendengar pernyataan Rasulullah saw, seluruh penduduk Madinah saling bertanya-tanya satu diantara lainnya. Mereka amat heran, mengapa Rasulullah menyebutkan istri Al Hathab itu, apa sebenarnya keistimewaannya dibanding wanita-wanita lain?

Karena mendapat banyak pertanyaan, isteri Al Hathab akhirnya menanggapi berita tentang dirinya. “Suamiku adalah pencari kayu bakar di bukit, ia menjualnya ke pasar dan ia kembali dari pasar dengan membawa sesuatu yang kami  butuhkan sekeluarga. Ia pulang tentu dalam keadaan letih dan lelah serta haus di tenggorokan yang sangat. Aku menyadari betapa payah suamiku itu dalam mencari nafkah. Saat ia pulang ke rumah, sudah kusiapkan air yang dingin sebagai penyejuk dan penghilang rasa haus, makanan untuk menghilangkan rasa lapar juga sudah kuhidangkan, kusambut suamiku itu dengan berdiri, memakai pakaian yang indah dan rapi, tidak hanya itu, ia kusambut dengan segenap kerinduan seolah-olah lama ia tidak pulang. Kuserahkan diriku kepadanya, kalau ia ingin beristirahat dan bersenang-senang kubantu dia dan bila ia menginginkan diri saya, kurebahkan diriku antara dua lengannya bagai anak kecil yang bersuka ria dengan ayahnya.”

Kisah di atas adalah salah satu dari 100 kisah sarat hikmah yang disajikan dalam buku berjudul 100 Kisah Seputar Keluarga ini. Penulisnya, Drs. H. Ahmad Yani, selalu melampirkan hikmah yang dapat dipetik dari setiap kisah, khususnya hikmah yang berhubungan dengan kehidupan keluarga.

Buku ini mengungkapkan kejadian-kejadian menarik, menggugah, mengharukan, sekaligus lucu yang ada kaitannya dengan kehidupan keluarga.

Siapapun kita, apapun profesi kita, kita bisa belajar dari kisah-kisah orang sholeh, terutama yang tertuang dalam sejarah Nabi, para sahabat serta pengikutnya, yang akhirnya kita mendapatkan manfaat dari ketauladanan mereka.

Menurut penulis yang juga seorang da’i ini, pelajaran yang berharga dalam membangun kehidupan yang Islami, amat baik menjadi ilustrasi dalam dakwah serta memotivasi kita untuk menata kehidupan yang ideal.

 

Judul Buku     : 100 Kisah Seputar Keluarga

Penulis          : Drs. H. Ahmad Yani

Penerbit        : Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah Khairu Ummah

Tahun Terbit  : Juni, 2010

Volume          : 327 halaman