Ayat-Ayat Setan Jilid II Akan Rilis?

0
69 views

Novelis Salman Rushdie mengatakan pada hari Selasa bahwa ia berencana untuk menulis buku tentang dekade selama dia bersembunyi di bawah ancaman kematian dari pemerintah Iran.

Rushdie membahas buku yang direncanakannya itu di Emory University, pada pameran surat-surat pribadi sang novelis. Dia menyumbangkan naskah, surat, dan foto ke perguruan tinggi itu, lalu di dikalogisasi dan didigitalisasi.

rgr-static1.tangentlabs.co.ukIni cerita tentang saya, dan pada titik tertentu, perlu diceritakan, katanya saat jumpa pers sebelum berkeliling pameran bersama wartawan. “Titik itu semakin dekat, kurasa. Ketika masih dalam kotak kardus dan diam dalam komputer, hal itu akan sangat, sangat sulit, tapi sekarang semuanya sudah terorganisir.

Rushdie, 62, terpaksa bersembunyi di Inggris selama satu dekade karena Ayatollah Khomeini mengeluarkan fatwa tahun 1989, memerintahkan umat Islam untuk membunuh Rushdie, karena menganggap bukunya, “The Satanic Verses,” menghina Islam. Pemerintah Iran pada tahun 1998 menyatakan bahwa tidak akan mendukung fatwa itu tapi juga tidak bisa membatalkannya.

Namun, beberapa kelompok Islam garis keras memprotes Rushdie dalam beberapa tahun terakhir dan mengancam akan memboikot organisasi yang terkait dengannya. Rushdie mengatakan bahwa fatwa itu sekarang lebih merupakan “sepotong retorika daripada ancaman nyata.

Pada tahun 2006 Salman Rushdie memberi Emory University koleksi naskah dari banyak novelnya, karya-karya tidak diterbitkan, foto-foto dirinya di masa kanak-kanak dan surat-surat dari tokoh masyarakat yang mendukung dia setelah fatwa dikeluarkan. Arsip-arsip tersebut akan dibuka untuk umum.

Novel Salman Rushdie “Midnight’s Children memenangkan Britains Booker Prize, dan pada 1993 terpilih sebagai novel terbaik dalam 25 tahun dari Booker Prize.

Ia dianugerahi gelar kebangsawanan pada 2007 oleh Ratu Elizabeth II dari Inggris, tahun yang sama ketika ia bercerai dengan model dan pembawa acara “Top Chef” Padma Lakshmi setelah tiga tahun menikah. Dia tinggal hampir sepanjang tahun di Inggris, di mana ia adalah seorang warga negara.

http://hosted.ap.org/dynamic/stories/U/US_RUSHDIE_EXHIBIT?SITE=AP&SECTION=BUSINESS&TEMPLATE=DEFAULT, diakses pada 25 Februari 2010