Apakah Anda Seorang Muslim?

0
18 views

Abd. Muid N.

Apakah Anda seorang Muslim? Apakah Anda beragama Islam? Tidak mudah menjawab pertanyaan ini dengan jawaban: Ya! Apalagi dengan “Ya” yang sungguh-sungguh bisa diterima oleh semua pihak; terutama oleh pihak yang merasa (paling) berhak menentukan Muslim atau Islamnya seseorang.

Jika Anda mengaku sebagai seorang Muslim, maka itu adalah satu hal. Namun pandangan orang lain tentang Muslim tidaknya Anda adalah hal lain yang sering lebih penting daripada pengakuan Anda sendiri.

Katakanlah Anda seorang Muslim, tapi dengan label tambahan “Rahmadiyah.” Anda bisa saja teriak-teriak sampai parau bahwa Anda seorang Muslim, atau sampai menangis darah. Namun itu terkadang tidak cukup untuk “membuktikan” bahwa Anda seorang Muslim dalam pandangan orang lain, apalagi mereka yang sangat tidak suka jika Anda memberikan label “Rahmadiyah” pada kemusliman Anda. Mereka dengan gampang akan menawarkan kepada Anda sebuah fatwa: “Bertaubat dari Rahmadiyah atau keluar dari Islam!”

Sebuah ironi sedang merebak. Banyak yang mengatakan dan juga sepakat bahwa inti keberislaman adalah kepasrahan karena itu adalah arti dasar dari kata “Islâm.” Sudah pasti kepasrahan di sini adalah kepasrahan kepada Allah, bukan kepada seseorang atau sekelompok orang atau apapun selain-Nya.

Jika itu ukurannya, maka keberislaman pada tataran generiknya tidak menuntut untuk “dilaporkan” kepada apalagi mendapatkan pengakuan dari orang lain. Namun apa daya, Islam sudah menjadi sebuah sistem dan dalam sistem itu, ada saja orang yang merasa memilikinya sendiri, dan orang lain tidak boleh berbeda. Lebih jauh, setiap pengakuan kemusliman harus mendapatkan stempel legalitas dari para penguasa sistem. Jika tidak, siapa pun itu, boleh direndahkan dan direpresi. Jika perlu, diusir, bahkan dari tanah tumpah darahnya sendiri.

Ironi yang lain adalah bahwa Islâm berisi dan membawa kedamaian; bukan represi, pendindasan, dan pemaksaan. Represi hanya akan menghasilkan ketundukan semu dan ketaatan pada lapisan permukaan.

Mari kita coba kembali bertanya: Apakah Anda seorang Muslim? Apakah Anda beragama Islam? Bagi para penguasa sistem dan pemilik eksklusif kebenaran, jawabannya adalah: “Ya.” Kalau perlu dengan kekerasan, baik kekerasan fisik maupun lewat aturan-aturan yang menindas.[]