Agar Balita Anda Lebih Bugar

0
174 views

Salah satu yang sangat penting untuk diperhatikan oleh para ibu yang mengidamkan balitannya tumbuh menjadi anak yang sehat dan bugar adalah masalah menyusui, pemberian hak ASI kepada anak-anak mereka. Yang tenyata tema ini juga terpatri dalam salah satu firman Allah azza wa jalla.

 

Dalam tulisan yang di muat dalam situs kaheel7.com Dr. Abdud Daim Al-kaheel menjelaskan secara ringkas masa paling ideal bagi seorang ibu dalam memberikan ASI kepada buah hatinya, demikian uraiannya;

“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” ….

Berapa lamakah waktu yang paling ideal bagi seorang ibu untuk menyusui bayinya sehingga sang buah hati bisa mendapatkan asupan gizi yang penuh, mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi dan dan memiliki daya imunitas yang kuat ? Apakah mesti sesuai dengan masa yang digambarkan dalam Al-Qur’an yaitu dua tahun penuh ?….

Margaret Chan, direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam kesempatan World Breastfeeding Week mengatakan, “Cara terbaik untuk mencegah kekurangan gizi, kematian bayi dan anak-anak adalah dengan memberi mereka ASI Eksklusif selama sejam pertama dari kelahirannya”.

Ketika memberikan sambutan pada acara yang berlangsung dari tanggal 1 – 7 Agustus 2009 M, Direktur WHO tersebut menegaskan bahwa betapa pentingnya memberikan ASI Ekslusif terhadap bayi yang baru lahir, tanpa memberikan makanan atau cairan lainnya, sekalipun air. Hal itu dilakukan sehingga bayi berusia enam bulan. Hal ini teus dilakukan oleh para ibu sampai anak berusia dua tahun dengan pemberian makanan tambahan..

Studi menunjukkan bahwa pemberian ASI selama dua tahun penuh sangat penting bagi  kehidupan setiap anak. Ini demi meningkatkan efektivitas sistem kekebalan tubuh dan memiliki daya tahan yang kuat terhadap berbagai serangan penyakit, memberikan kemampuan lebih pada daya inovasinya dan meningkatkan kecerdasan. Begitu banyak manfaat yang diperoleh bayi  jika mereka mendapatkan asupan ASI Ekslusif selama enam bulan dan disempurnakan sampai dua tahun penuh.

Disini kami ingin menyampaikan taujih rabbani yang telah diturunkan sebelum adanya anjuran dari WHO dan para dokter. Allah Ta`ala berfirman, “

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ

“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan”. (al-Baqarah: 233)

Perhatikanlah, bahwa dalam ayat di atas Allah SWT tidak mengatakan  حَوْلَيْنِ (dua tahun), tetapi Dia mengatakan  حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ (selama dua tahun penuh) untuk memberikan penekanan agar pada ibu memberi ASI selama dua tahun penuh.

“Ini adalah sebuah pesan bagi setiap orang yang meragukan kenabian Nabi Muhammad saw, bagaimana beliau yang hidup pada abad ketujuh dapat mengetahui masa ideal bagi para ibu untuk memberikan ASI Ekslusif kepada para bayinya sebagaimana ditetapkan oleh WHO di abad ke dua puluh satu ini?!”

Demikianlah semoga ini akan memberikan semangat baru bagi setiap ibu untuk memberikan sesuatu yang semestinya menjadi hak bagi anak-anaknya diusia dini.